IndonesiaBuzz: Yogyakarta, 19 Oktober 2025 – Dua remaja laki-laki diamankan petugas Polsek Jetis, Bantul, Minggu (19/10/25) dini hari. Mereka diduga hendak memancing keributan di sekitar Jalan Padukuhan Barongan-Paten, Kalurahan Sumberagung, Kapanewon Jetis, Bantul tepatnya di sebelah timur SMK Merah Putih.
Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 01.30 WIB. Dua remaja berinisial AIM (15), warga Dlingo, dan IAP (17), warga Sewon, diamankan setelah warga mendengar suara teriakan minta tolong dari arah Jalan Imogiri Barat.
Menurut keterangan saksi, sejumlah warga yang sedang memancing di sekitar lokasi mendengar suara teriakan itu dan segera menuju sumber suara. Tak lama kemudian, dari arah timur melintas motor hitam dengan nomor polisi AB 3264 KQ yang dikendarai dua remaja tersebut.
“Warga kemudian menghentikan kendaraan dan mengamankan keduanya. Tak lama berselang, petugas patroli Polsek Jetis datang ke lokasi dan membawa dua remaja itu untuk dimintai keterangan,” ujar Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, Minggu (19/10/25).
Iptu Rita menjelaskan, berdasarkan keterangan saksi, sebelumnya terdengar teriakan minta tolong dari seorang perempuan yang membonceng anak kecil menggunakan sepeda motor. Perempuan itu sempat mengatakan bahwa anak yang diboncengnya terkena lemparan batu oleh salah satu remaja tersebut.
Namun, ketika warga mencoba mencari perempuan itu untuk dimintai keterangan lebih lanjut, yang bersangkutan sudah tidak berada di lokasi.
“Setelah dilakukan pemeriksaan, tidak ditemukan adanya senjata tajam maupun barang berbahaya lainnya. Keduanya juga tidak dalam pengaruh minuman beralkohol,” tambahnya.
Selain mengamankan dua remaja tersebut, polisi juga menyita satu unit sepeda motor. Berdasarkan pengakuan, motor itu milik teman mereka yang tinggal di Kembangsongo, Trimulyo, Jetis.
Kedua remaja itu kemudian dibawa ke Polsek Jetis untuk dilakukan pembinaan.
“Keduanya sudah diberikan pembinaan dan nasihat di hadapan orang tuanya. Mereka juga diminta membuat surat pernyataan serta wajib lapor setiap hari Senin dan Kamis,” pungkasnya.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat, khususnya para orang tua, agar lebih memperhatikan aktivitas anak-anaknya di malam hari demi mencegah kejadian serupa terulang kembali. (Dimas P/Koresponden Yogyakarta)







