IndonesiaBuzz : Madiun, 24 September 2025 – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun terus memperkuat upaya penurunan stunting melalui program nasional Makanan Bergizi Gratis (MBG). Salah satu langkah konkretnya ditandai dengan peresmian Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Krajan Mejayan oleh Bupati Madiun H. Hari Wuryanto, Rabu (24/9/2025).
Dalam kesempatan itu, Bupati Hari menegaskan bahwa dari total 36 titik SPPG yang direncanakan, sebanyak 15 titik telah siap beroperasi, sementara seluruhnya ditargetkan rampung pada Januari 2026.
Acara peresmian berlangsung di Banyoe Oerip Café, Jl. Panjaitan, Mejayan, dan dihadiri Wakil Bupati Madiun dr. Purnomo Hadi, Komandan Kodim 0803 Letkol Inf Widi Bayu Sudibyo, ulama asal Semarang K.H. Mohammad Ali Shodiqin (Abah Ali/Gus Ali Gondrong), serta pejabat daerah, camat, dan tamu undangan lainnya.
Komandan Kodim 0803 Madiun memaparkan bahwa SPPG Krajan Mejayan akan memberikan layanan kepada 2.632 siswa dengan dukungan 47 personel, termasuk tenaga ahli gizi dan akuntan.
Dalam sambutannya, Bupati Hari menegaskan pentingnya program MBG sebagai investasi jangka panjang untuk masa depan anak-anak.
“Pemberian makanan bergizi ini penting untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan optimal anak-anak, meningkatkan prestasi belajar, serta mengurangi angka putus sekolah,” ujarnya.
Ia juga menekankan agar kualitas bahan pangan tetap menjadi prioritas utama.
“Kami juga harus dijaga komitmennya, jadi menyediakan bahan yang berkualitas, jangan sampai bahan yang disampaikan menurut BPG bahan-bahan yang tidak berkualitas,” tegasnya.
Lebih lanjut, Bupati menyebut SPPG sebagai ujung tombak distribusi makanan bergizi di tingkat daerah.“Peran lintas sektor diperlukan untuk menjalin kerja sama dan koordinasi agar pelaksanaan makanan bergizi gratis dapat berjalan dengan baik,” tambahnya.
Peresmian SPPG Krajan Mejayan diharapkan menjadi momentum penting mempercepat penurunan angka stunting sekaligus memastikan generasi muda Kabupaten Madiun tumbuh sehat, cerdas, dan produktif. (Arn)





