IndonesiaBuzz: Finansial – Harga Bitcoin kembali memecahkan rekor pada perdagangan Senin (11/3/2024), mencapai puncak tertinggi dalam sejarahnya dengan kenaikan yang mencengangkan selama enam hari berturut-turut. Menurut data terbaru, harga Bitcoin melonjak hingga mencapai $71.726 USD atau sekitar Rp1,1 miliar.
Lonjakan ini melebihi rekor tertinggi sebelumnya pada tahun 2021, ketika Bitcoin hanya mampu mencapai kisaran $69.000 USD per koin. Dilansir dari Bloomberg, pergerakan harga Bitcoin sebenarnya sudah terjadi sejak awal tahun 2024, tetapi pada awal bulan Maret, Bitcoin mengalami lonjakan reli sekitar 70 persen, mengungguli pergerakan mata uang kripto lainnya seperti Ether, Solana, dan Avalanche.
Salah satu faktor utama di balik lonjakan harga Bitcoin belakangan ini adalah ketidakseimbangan antara pasokan dan permintaan di pasar kripto ini, yang dipengaruhi oleh peristiwa halving. Kondisi ini juga didukung oleh kebijakan pemerintah AS yang telah menerima pendaftaran ETF Bitcoin pada bursa berjangka sejak 11 Januari 2024.
Menurut Leo Mizuhara, pendiri dan CEO platform manajemen aset keuangan terdesentralisasi Hashnote, “Bitcoin mengalami peningkatan luar biasa. ETF telah membuka peluang bagi lebih banyak investor ritel.”
Belum jelas hingga kapan lonjakan harga ini akan berlanjut, namun Anthony Pompliano dari Pomp Investments memprediksi bahwa lonjakan harga Bitcoin yang terus-menerus kemungkinan besar akan membuat kapitalisasi pasar Bitcoin melampaui kapitalisasi pasar emas.
“Bitcoin menawarkan peningkatan sepuluh kali lipat dibandingkan emas, menunjukkan optimisme yang kuat terhadap mata uang kripto tersebut,” jelas Anthony.
Tidak hanya mencatatkan rekor harga, tetapi nilai valuasi Bitcoin juga berhasil mengungguli beberapa perusahaan besar ternama. Bahkan, valuasi Bitcoin melebihi valuasi Meta yang hanya mencapai $821,9 miliar USD, serta valuasi perusahaan konglomerat Berkshire Hathaway yang hanya mencapai $776,7 miliar USD.
Para analis memperkirakan bahwa lonjakan harga Bitcoin dan aset kripto akan terus berlanjut di pertengahan tahun 2024, dengan proyeksi harga yang bisa tembus $100.000 USD per koin.





