Sunday, November 8, 2026
POJOK MILENIAL
Indonesiabuzz.com
  • Terbaru
  • Terpopuler
  • Topik Pilihan
No Result
View All Result
Indonesiabuzz.com
No Result
View All Result
Home News Ekonomi & Bisnis

BI: Ekonomi Global 2026 Masih Lemah, Risiko Inflasi dan Gejolak Pasar Meningkat

by Yudi
September 23, 2026
Reading Time: 2 mins read
BI: Ekonomi Global 2026 Masih Lemah, Risiko Inflasi dan Gejolak Pasar Meningkat

Gubernur Bank Indonesia (BI) Destry Damayanti berfoto bersama jajaran dewan gubernur BI dalam konferensi pers hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI September 2026 di Jakarta, Rabu (23/9/26) siang, (foto: Istimewa).

IndonesiaBuzz: Jakarta, 23 September 2026 – Bank Indonesia (BI) menilai prospek perekonomian global masih lemah pada 2026. Ketidakpastian pasar keuangan tetap tinggi, sementara eskalasi konflik di Timur Tengah kembali mendorong kenaikan harga minyak dan sejumlah komoditas global.

Gubernur BI Destry Damayanti mengatakan pertumbuhan ekonomi global tahun ini diperkirakan hanya sekitar 3 persen, dengan tekanan inflasi meningkat menjadi sekitar 4 persen.

“Pertumbuhan ekonomi global 2026 diprakirakan masih lemah sekitar 3 persen dan diikuti tekanan inflasi yang meningkat menjadi sekitar 4 persen,” kata Destry dalam konferensi pers hasil Rapat Dewan Gubernur BI di Jakarta, Rabu (23/9/26).

Menurut Destry, meningkatnya tensi perang di Timur Tengah turut memicu lonjakan harga minyak dunia. Harga minyak sempat menembus 132 dolar AS per barel, sebelum kembali turun ke bawah 100 dolar AS per barel pada 22 September 2026.

BeritaTerkait

Anggaran Kementerian PKP Terserap Rp 8,6 Triliun, Target Akhir Tahun Capai 97,37 Persen

Indosat Raup Pendapatan Rp45,8 Triliun, Bisnis AI Melaju

Kenaikan juga terjadi pada sejumlah harga komoditas dunia. Kondisi tersebut berpotensi meningkatkan tekanan inflasi sekaligus memperbesar ketidakpastian di pasar keuangan global.

Di sisi lain, kebijakan moneter global bergerak lebih ketat. BI mencatat suku bunga kebijakan Amerika Serikat atau Fed Funds Rate (FFR) berada di kisaran 3,75-4 persen pada September 2026. Ekspektasi kenaikan suku bunga lebih lanjut turut mendorong peningkatan imbal hasil atau yield US Treasury.

Kenaikan yield US Treasury juga dipengaruhi besarnya defisit anggaran pemerintah Amerika Serikat.

Kondisi tersebut berdampak terhadap arus investasi global. Preferensi investor terhadap aset portofolio di negara berkembang atau emerging market dinilai masih tertahan. Pada saat yang sama, indeks dolar AS tetap kuat terhadap mata uang negara maju maupun negara berkembang.

BI menilai perkembangan tersebut membutuhkan penguatan koordinasi kebijakan di dalam negeri.

“Kondisi ini mengharuskan penguatan respons dan sinergi kebijakan fiskal dan moneter guna memperkuat ketahanan eksternal, menjaga stabilitas, dan mendorong pertumbuhan ekonomi domestik,” ujar Destry.

Dengan tekanan eksternal yang masih tinggi, perkembangan harga komoditas, kebijakan suku bunga global, arus modal, serta pergerakan dolar AS menjadi sejumlah faktor yang terus dipantau BI dalam menjaga stabilitas perekonomian nasional. @yudi

Tags: Bank IndonesiaBIekonomi globalGejolak PasarInflasiLemah
Share220SendScan

Trending

Kasus Dugaan Penyadapan Libatkan Mantan Kapolri, DPR Buka Peluang Percepat Pembahasan RUU Penyadapan
News

Kasus Dugaan Penyadapan Libatkan Mantan Kapolri, DPR Buka Peluang Percepat Pembahasan RUU Penyadapan

14 hours ago
DPO Pembakaran Warung di Sukoharjo Ditangkap di Solo, Polisi Ungkap Peran Eks Napi Terorisme
News

DPO Pembakaran Warung di Sukoharjo Ditangkap di Solo, Polisi Ungkap Peran Eks Napi Terorisme

14 hours ago
Bahlil Beri Tenggat 3×24 Jam kepada Penuding Dirinya Bertemu Jenderal Kasus Penyadapan Prabowo, Ancam Somasi
News

Bahlil Beri Tenggat 3×24 Jam kepada Penuding Dirinya Bertemu Jenderal Kasus Penyadapan Prabowo, Ancam Somasi

14 hours ago
Resmi! Pemerintah Siapkan Pengangkatan PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu, Berlaku 1 Januari 2027
News

Resmi! Pemerintah Siapkan Pengangkatan PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu, Berlaku 1 Januari 2027

1 day ago
Gunung Semeru Erupsi Dini Hari, Kolom Abu Mencapai 200 Meter di Atas Puncak
News

Gunung Semeru Erupsi Dini Hari, Kolom Abu Mencapai 200 Meter di Atas Puncak

1 day ago
Indonesiabuzz.com

TERBARU

Kasus Dugaan Penyadapan Libatkan Mantan Kapolri, DPR Buka Peluang Percepat Pembahasan RUU Penyadapan

Kasus Dugaan Penyadapan Libatkan Mantan Kapolri, DPR Buka Peluang Percepat Pembahasan RUU Penyadapan

November 7, 2026
DPO Pembakaran Warung di Sukoharjo Ditangkap di Solo, Polisi Ungkap Peran Eks Napi Terorisme

DPO Pembakaran Warung di Sukoharjo Ditangkap di Solo, Polisi Ungkap Peran Eks Napi Terorisme

November 7, 2026

TERPOPULER

Chord Gitar dan Lirik Mangu – Fourtwnty ft Charita Utami

Wonogiri Raih Peringkat Kedua Kinerja Pengawasan Terbaik se-Jateng 2026

Prabowo Undang Ratusan Mahasiswa URI ke Istana, Beri Pengarahan Calon Pemimpin Masa Depan

Lepas 250 Atlet ke POPDA XV Jatim 2026, Bupati Ngawi Bidik Posisi 15 Besar

  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Hubungi Kami
  • Sitemap

Copyright © 2022-2023, IndonesiaBuzz.com. All rights reserved.

No Result
View All Result
  • Home
  • Buzz
  • Halo Indonesia
  • News
    • Ekonomi & Bisnis
    • Hukum & Kriminal
    • Politik & Pemerintahan
    • Sosial Kemasyarakatan
  • Tokoh
  • Entertainment
    • Hiburan
    • Selebritis
  • Humaniora
    • Budaya
    • Historia
    • Sastra
    • Inspirasi
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Finansial
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Otomotif
    • Relationship
    • Sport
    • Teknologi
    • Wanita
  • Sudut Pandang
    • Celoteh
    • Kata Pakar
    • Opini
  • Travel & Staycation
  • Pojok Milenial
  • Foto

Copyright © 2022-2023, IndonesiaBuzz.com. All rights reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In