IndonesiaBuzz: Ekonomi & Bisnis – Masyarakat Kota Madiun kini memiliki alternatif baru untuk mendapatkan minyak goreng dengan diresmikannya Pom Minyak Goreng Indonesia (Pomindo) di Jalan Trunojoyo, Kota Madiun. Peresmian yang dilakukan, Rabu (9/10) oleh Pj. Wali Kota Madiun, Eddy Supriyanto, ini menjadi langkah penting dalam mengatasi kelangkaan minyak goreng dan menjaga stabilitas harga.
“Hari ini saya meresmikan operasional Pom Minyak Goreng Indonesia (Pomindo), depo pertama di Kota Madiun dan Jawa Timur, yang diharapkan dapat mengatasi kelangkaan minyak goreng dan mencegah inflasi,” ujar Eddy Supriyanto.
Minyak goreng merupakan kebutuhan dasar bagi masyarakat, dan dengan adanya depo ini, masyarakat di Kota Madiun memiliki opsi yang lebih mudah diakses. Pj. Wali Kota juga menekankan pentingnya koordinasi dengan dinas terkait untuk memastikan ketersediaan dan kualitas minyak goreng secara berkala.
Pomindo Kota Madiun ini adalah yang pertama di Jawa Timur, sebuah inovasi baru yang diharapkan dapat berkembang di berbagai daerah lain. Dirut Parama Arta Buana, Yaya Sumantri, selaku pemilik Pomindo, menyatakan bahwa bisnis pengisian minyak goreng ini sudah hadir di 90 kota/kabupaten di seluruh Indonesia.
“Kota Madiun ini depo pertama di Provinsi Jawa Timur. Satu kota satu depo. Satu kelurahan satu outlet. Ini merupakan bisnis permanen kebutuhan dasar, jadi saya harap bisa bermanfaat untuk orang banyak,” kata Yaya Sumantri.
Ia juga menjelaskan bahwa minyak goreng yang dijual di Pomindo berasal dari kilang minyak di Surabaya, yang kemudian dikirim ke depo untuk didistribusikan ke outlet. “Harga minyak kami lebih murah dibandingkan pasar, karena jenisnya curah premium dan langsung dikirim ke depo sehingga harganya lebih terjangkau,” tutupnya.




