Friday, October 9, 2026
POJOK MILENIAL
Indonesiabuzz.com
  • Terbaru
  • Terpopuler
  • Topik Pilihan
No Result
View All Result
Indonesiabuzz.com
No Result
View All Result
Home News Ekonomi & Bisnis

Pemerintah Siapkan Perpres Pengalihan Saham PSBI, Upaya Bereskan Beban Utang Whoosh

by Yudi
October 9, 2026
Reading Time: 3 mins read
Pemerintah Siapkan Perpres Pengalihan Saham PSBI, Upaya Bereskan Beban Utang Whoosh

Kereta Cepat Jakarta-Bandung atau Whoosh, (foto: Istimewa).

IndonesiaBuzz: Surakarta, 9 Oktober 2026 – Pemerintah menyiapkan Peraturan Presiden (Perpres) untuk mengalihkan kepemilikan saham PT Pilar Sinergi BUMN Indonesia (PSBI) kepada pemerintah melalui Kementerian Keuangan (Kemenkeu). Langkah ini ditempuh sebagai bagian dari upaya menyelesaikan kewajiban finansial proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung atau Whoosh sekaligus menjaga kesehatan keuangan badan usaha milik negara (BUMN) dan stabilitas Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Direktur Jenderal Kekayaan Negara Kemenkeu Evita Manthovani mengatakan, rancangan Perpres tersebut akan menjadi landasan hukum bagi penyelesaian kewajiban proyek Whoosh secara menyeluruh. Pemerintah juga memastikan skema yang disiapkan mempertimbangkan keberlanjutan operasional kereta cepat dan kondisi keuangan perusahaan-perusahaan BUMN yang terlibat.

“Pemerintah saat ini sedang menyiapkan landasan hukum dalam bentuk Perpres mengenai keberlanjutan Kereta Cepat Jakarta-Bandung atau Whoosh melalui pengalihan saham PSBI ke pemerintah atau Kementerian Keuangan, yang akan meliputi penyelesaian kewajiban proyek secara menyeluruh dan hati-hati,” ujar Evita dalam konferensi pers APBN di kantor Kemenkeu, Jakarta, Jumat (9/10/2026).

Penyusunan regulasi tersebut kini memasuki tahap finalisasi bersama kementerian dan lembaga terkait. Pemerintah tengah merancang mekanisme pengalihan saham serta restrukturisasi kewajiban keuangan agar beban proyek tidak semakin menekan neraca BUMN yang tergabung dalam konsorsium.

BeritaTerkait

Defisit APBN Capai Rp319 Triliun hingga September 2026

BI Waspadai Tekanan Rupiah akibat Penguatan Dolar AS dan Pergeseran Arus Modal

Pemerintah Finalisasi Skema Penyelesaian Utang Whoosh

Rencana pengalihan saham PSBI berkaitan erat dengan kondisi keuangan PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC), perusahaan operator Whoosh. Selama ini, proyek kereta cepat tersebut menghadapi tekanan finansial akibat pembengkakan biaya pembangunan dan besarnya kewajiban pinjaman.

Dalam struktur kepemilikan KCIC, konsorsium BUMN Indonesia melalui PSBI menguasai 60 persen saham. Sementara itu, 40 persen saham lainnya dimiliki konsorsium perusahaan perkeretaapian China melalui Beijing Yawan HSR Co. Ltd.

PSBI sendiri merupakan konsorsium yang dipimpin PT Kereta Api Indonesia (Persero), bersama PT Wijaya Karya (Persero) Tbk, PT Perkebunan Nusantara I, dan PT Jasa Marga (Persero) Tbk.

Pemerintah kini berupaya menyiapkan mekanisme penyelesaian kewajiban proyek secara terukur. Pengalihan saham kepada pemerintah melalui Kemenkeu menjadi bagian dari skema yang sedang difinalisasi untuk menangani persoalan keuangan Whoosh tanpa mengabaikan keberlangsungan layanan transportasi tersebut.

Meski demikian, pemerintah belum memaparkan secara terperinci bentuk akhir restrukturisasi maupun mekanisme penyelesaian seluruh kewajiban finansial proyek dalam rancangan regulasi tersebut.

Pembengkakan Biaya Capai 1,2 Miliar Dolar AS

Berdasarkan data pemerintah, proyek Whoosh mengalami pembengkakan biaya atau cost overrun sebesar 1,2 miliar dolar AS. Kondisi tersebut meningkatkan total nilai investasi proyek dari semula 6,07 miliar dolar AS menjadi 7,27 miliar dolar AS.

Dari total pembengkakan biaya tersebut, sekitar 560 juta dolar AS ditutup menggunakan fasilitas pinjaman tambahan dari China Development Bank (CDB), dengan suku bunga acuan sekitar 3,2 persen.

Akumulasi pinjaman membuat total kewajiban utang proyek kepada CDB mencapai lebih dari 5,1 miliar dolar AS. Besarnya kewajiban tersebut turut memberikan tekanan terhadap arus kas operasional PT KAI dan BUMN lain yang tergabung dalam konsorsium.

Situasi itu mendorong perlunya penataan kembali kewajiban finansial proyek agar beban pembayaran tidak mengganggu kesehatan keuangan perusahaan negara yang terlibat.

Melalui rancangan Perpres, pemerintah berupaya menyediakan landasan hukum untuk menyelesaikan persoalan tersebut dengan mempertimbangkan pembagian tanggung jawab keuangan serta keberlanjutan proyek dalam jangka panjang.

APBN Dijaga, Operasional Whoosh Harus Tetap Berjalan

Evita menegaskan, pemerintah menetapkan dua prinsip utama dalam menyusun skema penyelesaian kewajiban finansial Whoosh. Pertama, layanan kereta cepat harus tetap beroperasi dengan baik karena menjadi bagian dari sistem mobilitas masyarakat. Kedua, pengelolaan kewajiban keuangan harus dilakukan secara terukur agar tidak mengganggu kesehatan fiskal negara.

“Prinsip yang kita usung ada dua, yaitu layanan Whoosh harus tetap berjalan dengan baik sebagai bagian penting dari mobilitas masyarakat, serta menjaga kewajiban keuangan proyek agar dikelola terukur tanpa mengganggu kesehatan APBN maupun keberlangsungan layanan,” kata Evita.

Kedua prinsip tersebut menjadi dasar pemerintah dalam merumuskan kebijakan penyelesaian persoalan keuangan proyek kereta cepat Jakarta-Bandung.

Pemerintah perlu memastikan bahwa penyelesaian kewajiban finansial tidak menimbulkan tekanan baru terhadap APBN maupun memperburuk kondisi keuangan BUMN. Pada saat yang sama, operasional Whoosh harus tetap terjaga agar manfaat layanan transportasi tersebut dapat terus dirasakan masyarakat.

Dengan rancangan Perpres yang kini memasuki tahap finalisasi, pemerintah berharap penyelesaian persoalan keuangan Whoosh dapat dilakukan secara menyeluruh, hati-hati, dan terukur. Namun, efektivitas kebijakan tersebut nantinya akan bergantung pada skema final yang ditetapkan serta pelaksanaannya dalam menangani kewajiban finansial proyek. @yudi

Tags: Beban UtangBereskanpemerintahPerpresSaham PSBIWhoosh
Share219SendScan

Trending

Uncategorized

Best Casino Sites Top 50 Online Casinos UK for 2026

42 minutes ago
Uncategorized

Safest Non GamStop Casinos UK Top 10 Sites Reviewed 2026

42 minutes ago
casino

casino zonder CRUKS registratie digitale speelomgeving: virtuele spellen, online functionaliteit en eigenschappen

1 hour ago
KPK Sita Uang Jutaan Rupiah Terkait Dugaan Pungli Pengurusan HGB Summarecon di Bogor
News

KPK Sita Uang Jutaan Rupiah Terkait Dugaan Pungli Pengurusan HGB Summarecon di Bogor

1 hour ago
Perpres Ojol Resmi Terbit, Potongan Aplikasi Dibatasi Maksimal 8 Persen
News

Perpres Ojol Resmi Terbit, Potongan Aplikasi Dibatasi Maksimal 8 Persen

1 hour ago
Indonesiabuzz.com

TERBARU

Best Casino Sites Top 50 Online Casinos UK for 2026

October 9, 2026

Safest Non GamStop Casinos UK Top 10 Sites Reviewed 2026

October 9, 2026

TERPOPULER

Jadi Tuan Rumah POPDA Jatim, DPRD Ngawi Siapkan Sidak Venue dan Soroti Penginapan Atlet

HUT ke-6 Sedulur Dawet Bayat, Bagikan 6.000 Porsi Dawet Gratis dan Santunan Sosial

Polisi dan Satpol PP Ngawi Evakuasi ODGJ yang Resahkan Warga, Dibawa ke Rumah Sakit

Chord Gitar dan Lirik Mangu – Fourtwnty ft Charita Utami

  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Hubungi Kami
  • Sitemap

Copyright © 2022-2023, IndonesiaBuzz.com. All rights reserved.

No Result
View All Result
  • Home
  • Buzz
  • Halo Indonesia
  • News
    • Ekonomi & Bisnis
    • Hukum & Kriminal
    • Politik & Pemerintahan
    • Sosial Kemasyarakatan
  • Tokoh
  • Entertainment
    • Hiburan
    • Selebritis
  • Humaniora
    • Budaya
    • Historia
    • Sastra
    • Inspirasi
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Finansial
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Otomotif
    • Relationship
    • Sport
    • Teknologi
    • Wanita
  • Sudut Pandang
    • Celoteh
    • Kata Pakar
    • Opini
  • Travel & Staycation
  • Pojok Milenial
  • Foto

Copyright © 2022-2023, IndonesiaBuzz.com. All rights reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In