IndonesiaBuzz: Boyolali, 28 Mei 2026 – Personel Polsek Teras meningkatkan langkah preventif untuk mencegah kecelakaan air di wilayah Kecamatan Teras, Kabupaten Boyolali. Upaya tersebut dilakukan melalui kegiatan silaturahmi dan sambang masyarakat di kawasan Bendungan Kali Pleret, Desa Nepen, Rabu (27/5/26).
Kegiatan dipimpin langsung Bhabinkamtibmas Desa Nepen, Aiptu Hermanto, yang turun menyapa warga sekaligus memberikan edukasi kepada anak-anak yang kerap beraktivitas di sekitar area bendungan.
Dalam kesempatan itu, petugas menyampaikan imbauan kamtibmas terkait pentingnya menjaga keselamatan diri, menghindari tindakan kekerasan maupun perundungan (bullying), serta meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar.
Fokus utama edukasi diarahkan pada bahaya berenang di kawasan Bendungan Kali Pleret yang memiliki kedalaman cukup tinggi dan berisiko membahayakan keselamatan jiwa.
Petugas mengingatkan anak-anak agar tidak bermain maupun berenang di area bendungan tanpa pengawasan orang dewasa. Imbauan tersebut disampaikan karena lokasi itu diketahui pernah terjadi insiden kecelakaan air yang menimbulkan korban jiwa.
Selain itu, anak-anak juga diminta lebih berhati-hati saat bermain di sekitar sungai maupun aliran air lain yang berpotensi membahayakan, terutama saat debit air meningkat atau kondisi cuaca tidak menentu.
Kasi Humas Polres Boyolali, AKP Winarsih, menjelaskan bahwa kegiatan sambang dan edukasi tersebut menjadi bagian dari pendekatan persuasif kepolisian dalam mencegah potensi kecelakaan sejak dini.
“Kami mengimbau kepada masyarakat, terutama orang tua, agar meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak saat bermain di sekitar sungai maupun bendungan. Keselamatan harus menjadi prioritas karena lokasi dengan arus maupun kedalaman tertentu memiliki risiko tinggi apabila digunakan untuk berenang tanpa pengawasan,” ujar AKP Winarsih.
Menurutnya, kehadiran polisi di tengah masyarakat tidak hanya berkaitan dengan penegakan hukum, tetapi juga membangun kesadaran kolektif mengenai pentingnya keselamatan dan ketertiban sosial.
Pendekatan edukatif melalui sambang warga dinilai efektif untuk memperkuat hubungan emosional antara aparat dan masyarakat sekaligus menekan potensi kejadian yang membahayakan keselamatan warga, khususnya anak-anak.
Selama kegiatan berlangsung, situasi di kawasan Bendungan Kali Pleret dan wilayah Kecamatan Teras dilaporkan aman, tertib, dan kondusif. (Bagas Andiana /Koresponden Boyolali).







