Thursday, September 17, 2026
POJOK MILENIAL
Indonesiabuzz.com
  • Terbaru
  • Terpopuler
  • Topik Pilihan
No Result
View All Result
Indonesiabuzz.com
No Result
View All Result
Home Halo Indonesia Halo Jatim

Dinkes Pacitan Klaim Sudah Konsultasi, Walidasa Tegaskan Tanggung Jawab Tetap di OPD

by Arn
April 15, 2026
Reading Time: 3 mins read
Dinkes Pacitan Klaim Sudah Konsultasi, Walidasa Tegaskan Tanggung Jawab Tetap di OPD

Dok. Ist

IndonesiaBuzz: Pacitan, 15 April 2026 – Dinas Kesehatan Kabupaten Pacitan menyatakan telah melakukan konsultasi dengan Unit Kerja Pengadaan Barang/Jasa (UKPBJ) terkait penggunaan metode swakelola dalam kegiatan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) tahun anggaran 2026.

Namun, LSM Walidasa Jawa Timur menegaskan bahwa langkah tersebut tidak mengalihkan tanggung jawab hukum yang tetap melekat pada organisasi perangkat daerah (OPD) sebagai pengguna anggaran.

Pernyataan tersebut disampaikan menyusul penjelasan Kepala Dinas Kesehatan Pacitan, dr. Daru Mustikoaji, yang menyebut pelaksanaan kegiatan JKN mengacu pada nota kesepahaman (MoU) dengan BPJS Kesehatan serta hasil konsultasi dengan UKPBJ.

Koordinator Walidasa Jatim, Sutrisno, menilai bahwa konsultasi yang dilakukan tidak serta-merta membenarkan pemilihan metode pengadaan jika tidak sesuai dengan ketentuan regulasi.

BeritaTerkait

Wastra Madiun Tampil di APKASI Otonomi Expo 2026, Angkat Identitas Budaya Daerah

Bupati Madiun Hadiri Haul Akbar Hari Jadi Kabupaten ke-458

Menurutnya, merujuk pada Peraturan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) Nomor 5 Tahun 2021, pembayaran iuran JKN kepada BPJS Kesehatan secara prinsip termasuk dalam kategori metode pengecualian, bukan swakelola.

“MoU itu hanya menjadi dasar kerja sama administratif, bukan dasar untuk mengubah metode pengadaan. Secara aturan, kalau pembayarannya ke lembaga negara yang sifatnya wajib dan tidak ada kompetitor, maka itu masuk pengecualian,” tegas Sutrisno, Rabu (15/4/2026).

Ia menjelaskan, dalam sistem pengadaan barang/jasa pemerintah terdapat tiga skema utama, yakni swakelola, melalui penyedia, dan pengecualian.

Namun, tidak seluruh kegiatan dapat dimasukkan dalam skema swakelola, terutama jika tidak memenuhi unsur pekerjaan.

“Swakelola itu harus ada aktivitas pekerjaan yang direncanakan, dilaksanakan, dan diawasi sendiri oleh pemerintah. Sedangkan pembayaran iuran BPJS itu bukan pekerjaan, melainkan kewajiban pembayaran berbasis tarif yang sudah ditetapkan secara nasional,” jelasnya.

Sutrisno juga menyoroti kemungkinan penggunaan swakelola tipe 2 sebagaimana disampaikan pihak Dinas Kesehatan. Menurutnya, hal tersebut justru mempertegas ketidaksesuaian dalam penerapan metode.

“BPJS Kesehatan bukan pelaksana pekerjaan dalam skema swakelola, melainkan penerima pembayaran kewajiban negara. Ini dua hal yang berbeda secara prinsip dalam pengadaan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Walidasa menegaskan bahwa konsultasi dengan UKPBJ tidak mengalihkan tanggung jawab hukum dari OPD.

“Meskipun OPD dapat berkonsultasi dengan UKPBJ, secara hukum tanggung jawab tetap sepenuhnya berada pada OPD sebagai pengguna anggaran, sementara UKPBJ hanya memberikan rekomendasi dan bukan pihak yang menentukan kebijakan maupun pengambil keputusan,” tegas Walidasa.

Ia juga mengingatkan bahwa kesalahan dalam penentuan metode pengadaan berpotensi menimbulkan konsekuensi lebih luas.

“Ketika metode tidak tepat, maka konstruksi pertanggungjawaban anggarannya juga bisa keliru. Ini berisiko menimbulkan temuan audit, bahkan bisa berkembang menjadi persoalan hukum jika ada indikasi kerugian negara,” katanya.

Karena itu, pihaknya mendorong Dinas Kesehatan Pacitan segera melakukan koreksi dalam dokumen Rencana Umum Pengadaan (RUP) tahun 2026 agar sesuai dengan regulasi yang berlaku.

“Kalau memang ada kekeliruan, sebaiknya segera diperbaiki. Karena regulasi sudah jelas, dan ini menyangkut anggaran publik yang cukup besar serta menyasar kepentingan masyarakat luas,” pungkasnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Kesehatan Pacitan, dr. Daru Mustikoaji, menyampaikan bahwa pelaksanaan kegiatan tersebut mengacu pada kesepakatan antara pemerintah daerah dengan BPJS Kesehatan.

“Rekening yang digunakan untuk pembayaran biaya iuran masyarakat yang dibayarkan ke BPJS dengan dasar MoU antara Pemda dengan BPJS. Sehingga pemahaman kami dan hasil konsul dengan UKPBJ, untuk metode bisa dipilih swakelola type 2,” jelas dr. Daru saat dimintai keterangan melalui pesan singkat WhatsApp, Senin (13/4/2026).

Dokter Daru menambahkan, pihaknya akan melakukan konsultasi lanjutan dengan UKPBJ Kabupaten Pacitan terkait persoalan tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, dua paket kegiatan JKN pada Dinkes Pacitan dengan total anggaran sekitar Rp23,9 miliar—masing-masing sebesar Rp21.315.000.000 dan Rp2.592.542.400 untuk Belanja Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan bagi Peserta PBPU dan BP Kelas 3, dengan kode RUP 42077854 dan 42077871—masih tercatat di sistem menggunakan metode swakelola tipe 1.

Tags: Berita PacitanDinkes PacitanUKPBJ
Share220SendScan

Trending

Kortas Tipidkor Polri Usut Dugaan Korupsi Penguasaan Tanah Negara di Bali, Nilai Aset Capai Rp2,2 Triliun
News

Kortas Tipidkor Polri Usut Dugaan Korupsi Penguasaan Tanah Negara di Bali, Nilai Aset Capai Rp2,2 Triliun

1 hour ago
Polsek Jiwan Dukung Ketahanan Pangan, Gerakan Tanam Padi Serentak Digelar di Kincang Wetan
News

Polsek Jiwan Dukung Ketahanan Pangan, Gerakan Tanam Padi Digelar di Kincang Wetan

2 hours ago
Bobol Dinding Warung di Ngawi, Pria 35 Tahun Kepergok Warga Bawa Gas dan Puluhan Minuman Sachet
News

Bobol Dinding Warung di Ngawi, Pria 35 Tahun Kepergok Warga Bawa Gas dan Puluhan Minuman Sachet

2 hours ago
Tiga Kebakaran Lahan Melanda Wonogiri, Polisi dan Warga Bergerak Cegah Api Merembet ke Permukiman
News

Tiga Kebakaran Lahan Melanda Wonogiri, Polisi dan Warga Bergerak Cegah Api Merembet ke Permukiman

2 hours ago
Karhutla Lawu Utara Ngawi Padam, Sekitar 1 Hektare Hutan Terdampak
News

Karhutla Lawu Utara Ngawi Padam, Sekitar 1 Hektare Hutan Terdampak

19 hours ago
Indonesiabuzz.com

TERBARU

Kortas Tipidkor Polri Usut Dugaan Korupsi Penguasaan Tanah Negara di Bali, Nilai Aset Capai Rp2,2 Triliun

Kortas Tipidkor Polri Usut Dugaan Korupsi Penguasaan Tanah Negara di Bali, Nilai Aset Capai Rp2,2 Triliun

September 17, 2026
Polsek Jiwan Dukung Ketahanan Pangan, Gerakan Tanam Padi Serentak Digelar di Kincang Wetan

Polsek Jiwan Dukung Ketahanan Pangan, Gerakan Tanam Padi Digelar di Kincang Wetan

September 17, 2026

TERPOPULER

Perempuan 54 Tahun Ditemukan Meninggal di Aliran Bengawan Solo Ngawi

Mahasiswa PK UNY Edukasi 300 Siswa SD Condongcatur Tentang PHBS

Petinju Pelajar Sasana Soerjo Ngawi Borong 7 Emas di Piala Wali Kota Surakarta 2026

Wonogiri Jadi Tuan Rumah Pra POPDA Zona II Jateng 2026, 659 Atlet Pelajar Berebut Tiket ke Semarang

  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Hubungi Kami
  • Sitemap

Copyright © 2022-2023, IndonesiaBuzz.com. All rights reserved.

No Result
View All Result
  • Home
  • Buzz
  • Halo Indonesia
  • News
    • Ekonomi & Bisnis
    • Hukum & Kriminal
    • Politik & Pemerintahan
    • Sosial Kemasyarakatan
  • Tokoh
  • Entertainment
    • Hiburan
    • Selebritis
  • Humaniora
    • Budaya
    • Historia
    • Sastra
    • Inspirasi
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Finansial
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Otomotif
    • Relationship
    • Sport
    • Teknologi
    • Wanita
  • Sudut Pandang
    • Celoteh
    • Kata Pakar
    • Opini
  • Travel & Staycation
  • Pojok Milenial
  • Foto

Copyright © 2022-2023, IndonesiaBuzz.com. All rights reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In