IndonesiaBuzz: Wonogiri, 7 Oktober 2025 – Wakapolda Jawa Tengah Brigjen Pol Dr. Latif Usman, menegaskan pentingnya kepemimpinan yang humanis, profesional, dan adaptif terhadap perubahan zaman dalam kegiatan Gelar Operasional (GO) serta Analisa dan Evaluasi (Anev) Kamtibmas di Polres Wonogiri, Selasa (7/10/25).
Acara yang berlangsung di Aula Sanika Satyawada Polres Wonogiri ini dihadiri oleh Kapolres Wonogiri AKBP Wahyu Sulistyo, Wakapolres Kompol Parwanto, para Kabag, Kasat, Kapolsek jajaran, Bhabinkamtibmas, serta seluruh anggota Polres Wonogiri.
Dalam arahannya, Brigjen Pol Latif Usman menekankan bahwa keberhasilan organisasi bergantung pada kepemimpinan yang hadir dan dekat dengan anggota di lapangan.
“Kapolsek harus jadi pemimpin yang hadir di tengah anggotanya. Kalau Polsek kuat, Polres dan Polda juga kuat,” ujar Latif Usman menegaskan.
Ia juga menekankan pentingnya pemimpin yang memberi teladan, memahami kebutuhan anggota, dan mampu membangun semangat kolektif dalam setiap tugas.
“Kepemimpinan bukan hanya soal perintah, tapi tentang memberi contoh dan menumbuhkan rasa bangga terhadap institusi Polri,” tambahnya.
Wakapolda menyoroti tantangan Polri dalam menghadapi dinamika masyarakat modern, khususnya generasi milenial dan generasi Z yang menuntut kecepatan, transparansi, dan profesionalisme.
“Pelayanan Polri harus cepat, transparan, dan berintegritas. Budaya kerja yang lambat harus diubah,” tegasnya.
Ia menambahkan bahwa pelayanan publik Polri harus terus bertransformasi, bukan hanya secara sistem, tetapi juga dalam sikap dan perilaku anggotanya di lapangan.
“Cara berdiri, berbicara, hingga ekspresi wajah mencerminkan profesionalisme Polri. Senyum dan keramahan punya makna besar bagi masyarakat,” tutur Brigjen Latif.
Sebagai bentuk apresiasi, Wakapolda memberikan penghargaan kepada anggota dan satuan berprestasi di lingkungan Polres Wonogiri periode Oktober 2025.
Mereka adalah IPTU Pradana Dwi Admaja, Kapolsek Wonogiri Kota yang dinobatkan sebagai Polsek terbaik, Bripka Tri Mulyono, dan Penda Apri Dwi Mulato, yang dinilai berhasil meningkatkan citra Polres Wonogiri melalui kontribusi positif di media sosial.
“Penghargaan ini bukan sekadar simbol, tapi bentuk dorongan agar seluruh anggota terus berinovasi dan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” ujar Wakapolda.
Usai memimpin kegiatan GO dan Anev, sekitar pukul 14.00 WIB, Brigjen Pol Latif bersama rombongan meninjau Pasar Induk Wonogiri yang sebelumnya mengalami kebakaran.
Di lokasi, ia menyerahkan bantuan sembako kepada warga, pedagang, dan relawan terdampak, sebagai wujud kepedulian dan kehadiran nyata Polri di tengah masyarakat.
“Ini bukan hanya tentang bantuan materi, tetapi bentuk empati Polri untuk hadir dan membantu masyarakat yang sedang mengalami kesulitan,” tuturnya.
Kegiatan tersebut menegaskan komitmen Polda Jawa Tengah dalam memperkuat soliditas internal, membangun kepemimpinan yang berorientasi pada anggota, serta menghadirkan pelayanan Polri yang humanis, cepat, dan berintegritas sejalan dengan semangat Polri Presisi yang terus digaungkan. (@Yudi S/Koresponden Wonogiri)







