Friday, September 18, 2026
POJOK MILENIAL
Indonesiabuzz.com
  • Terbaru
  • Terpopuler
  • Topik Pilihan
No Result
View All Result
Indonesiabuzz.com
No Result
View All Result
Home Nusantara

Menguak Tabir Mitos Pesugihan: Ritual Seks Bukan Syarat Mutlak

by Redaksi IndonesiaBuzz
September 24, 2025
Reading Time: 3 mins read
Menguak Tabir Mitos Pesugihan: Seksual Bukan Syarat Mutlak

Menguak Tabir Mitos Pesugihan (Ilustrasi: IB)

IndonesiaBuzz: Nusantara – Selama ini, narasi seputar pesugihan, yakni sebuah praktik untuk mendapatkan kekayaan secara instan dengan bantuan entitas gaib, sering kali dilekatkan dengan mitos yang mengerikan dan sensasional, salah satunya tentang adanya ritual seks.

Namun, menurut Pendiri Indonesian Center for Esoterics and Metaphysical Studies (ICEMS), KP. Hari Andri Winarso Wartonagoro, pernyataan bahwa ritual seksual adalah syarat wajib dalam setiap pesugihan adalah tidak tepat.

“Saya melihat bahwa pandangan tersebut cenderung menyesatkan dan tidak merepresentasikan keseluruhan realitas pesugihan di Indonesia,” tegasnya.

Wakil Direktur Utama Indonesiabuzz.com itu juga mengungkapkan, faktanya, praktik ini hanyalah salah satu dari sekian banyak ritual yang ada, dan bahkan hanya spesifik pada kasus-kasus tertentu, bukan merupakan aturan universal.

BeritaTerkait

Menguak Jejak Tantra di Tanah Jawa

Kyai Kolo Dete: Misteri Leluhur Bocah Gimbal Dieng

Ragam Ritual yang Berbeda

Untuk memahami hal ini, kita perlu membedah jenis-jenis pesugihan yang populer di masyarakat. Masing-masing memiliki persyaratan dan ritual yang sama sekali berbeda dari satu sama lain.

  • Pesugihan Tuyul atau Babi Ngepet: Ini adalah contoh paling jelas yang membantah mitos tersebut. Ritual utama dalam pesugihan ini tidak melibatkan hubungan seksual. Pesugihan tuyul lebih sering dikaitkan dengan ritual ‘menyusui’ yang dilakukan oleh istri sang pelaku, di mana ia harus merawat tuyul layaknya anak sendiri. Sementara itu, babi ngepet mensyaratkan penjagaan lilin agar tidak padam, yang menandakan keberhasilan ritual. Kedua praktik ini berfokus pada perjanjian gaib dan pemenuhan kebutuhan entitas, bukan pada ritual fisik.
  • Pesugihan Gunung Kawi: Situs ini dikenal sebagai tempat pesugihan, tetapi tidak ada laporan yang menyebutkan syarat ritual seks. Ritual di Gunung Kawi lebih berpusat pada ziarah dan perolehan benda-benda bertuah, seperti daun dewandaru.
  • Pesugihan Nyi Blorong: Dalam kepercayaan ini, kekayaan diperoleh melalui persembahan dan perjanjian dengan Ratu Ular. Ritualnya lebih menekankan pada persembahan sesajen dan laku tirakat tertentu, seperti puasa atau meditasi, yang bertujuan untuk mendapatkan restu dan kekuatan gaib dari sang Ratu, tanpa adanya unsur seksual.

Kasus Unik: Pesugihan Gunung Kemukus

Satu-satunya kasus yang secara eksplisit dan masif mengaitkan ritual pesugihan dengan hubungan seksual adalah praktik yang terjadi di Gunung Kemukus, Jawa Tengah.

Mitosnya berasal dari kisah cinta yang tak tuntas antara Pangeran Samudra dan ibu tirinya, Dewi Ontrowulan. Konon, untuk mendapatkan berkah, para peziarah harus mengulang ritual hubungan intim di lokasi yang sama dengan Pangeran Samudra, dengan pasangan yang bukan suami atau istri sahnya, sebanyak tujuh kali.

Ritual ini sejatinya merupakan pengejawantahan dari mitos lokal dan bersifat sangat spesifik. Ini bukanlah representasi dari semua praktik pesugihan. Sayangnya, cerita sensasional seputar Gunung Kemukus inilah yang kemudian dipopulerkan oleh media dan menjadi pandangan umum yang salah.

Makna Simbolis dan Sosiologis

Dari sudut pandang esoteris dan sosiologis, ritual dalam pesugihan memiliki “efisiensi simbolis” yang kuat. Artinya, ritual tersebut bukan sekadar tindakan fisik, melainkan simbol dari komitmen, pengorbanan, dan kesiapan mental untuk mendapatkan sesuatu yang luar biasa.

  • Di Gunung Kemukus, ritual seksual mungkin dipandang sebagai puncak pengorbanan yang melanggar norma sosial, sebagai syarat untuk mendapatkan kekayaan yang juga “melanggar” hukum alam.
  • Sementara di pesugihan tuyul, ritual ‘menyusui’ adalah simbol dari tanggung jawab yang harus dipikul, seberat membesarkan anak, demi mendapatkan kekayaan.

Jadi, pada intinya, pesugihan bukanlah tentang seks, tetapi tentang tumbal atau pengorbanan yang harus diberikan. Pengorbanan ini bisa dalam bentuk material, waktu, energi, atau bahkan moral, tergantung pada entitas dan kepercayaan yang dianut.

Dengan memahami bahwa ritual pesugihan memiliki keragaman yang sangat luas, kita bisa melihatnya dengan sudut pandang yang lebih jernih dan tidak terjebak pada sensasi.

“Kekayaan yang dijanjikan dalam pesugihan memang selalu datang dengan harga yang mahal, namun harga itu tidak selalu berupa ritual seksual,” pungkas KP. Hari Andri Winarso Wartonagoro. @indonesiabuzz

Tags: Gunung kemukusmitosNusantaraPesugihan
Share227SendScan

Trending

10 Hari Dicari Tanpa Hasil, Operasi SAR Jurnalis dan Kru KM Arupadatu I di Selat Sunda Resmi Dihentikan
News

Operasi SAR Jurnalis dan Kru KM Arupadatu I di Selat Sunda Resmi Dihentikan

6 hours ago
KPK Geledah 3 Ruangan Dirjen ATR/BPN Terkait Kasus Suap HGB Summarecon, Ruang Menteri Nusron Tak Disasar
News

KPK Geledah 3 Ruangan Dirjen ATR/BPN Terkait Kasus Suap HGB Summarecon, Ruang Menteri Nusron Tak Disasar

7 hours ago
KPK Geledah Kementerian ATR/BPN Hampir Delapan Jam, Penyidik Bawa Sejumlah Koper
News

KPK Geledah Kementerian ATR/BPN Hampir Delapan Jam, Penyidik Bawa Sejumlah Koper

7 hours ago
Kortas Tipidkor Polri Usut Dugaan Korupsi Penguasaan Tanah Negara di Bali, Nilai Aset Capai Rp2,2 Triliun
News

Kortas Tipidkor Polri Usut Dugaan Korupsi Penguasaan Tanah Negara di Bali, Nilai Aset Capai Rp2,2 Triliun

13 hours ago
Polsek Jiwan Dukung Ketahanan Pangan, Gerakan Tanam Padi Serentak Digelar di Kincang Wetan
News

Polsek Jiwan Dukung Ketahanan Pangan, Gerakan Tanam Padi Digelar di Kincang Wetan

13 hours ago
Indonesiabuzz.com

TERBARU

10 Hari Dicari Tanpa Hasil, Operasi SAR Jurnalis dan Kru KM Arupadatu I di Selat Sunda Resmi Dihentikan

Operasi SAR Jurnalis dan Kru KM Arupadatu I di Selat Sunda Resmi Dihentikan

September 17, 2026
KPK Geledah 3 Ruangan Dirjen ATR/BPN Terkait Kasus Suap HGB Summarecon, Ruang Menteri Nusron Tak Disasar

KPK Geledah 3 Ruangan Dirjen ATR/BPN Terkait Kasus Suap HGB Summarecon, Ruang Menteri Nusron Tak Disasar

September 17, 2026

TERPOPULER

Perempuan 54 Tahun Ditemukan Meninggal di Aliran Bengawan Solo Ngawi

Mahasiswa PK UNY Edukasi 300 Siswa SD Condongcatur Tentang PHBS

Petinju Pelajar Sasana Soerjo Ngawi Borong 7 Emas di Piala Wali Kota Surakarta 2026

Chord Gitar dan Lirik Mangu – Fourtwnty ft Charita Utami

  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Hubungi Kami
  • Sitemap

Copyright © 2022-2023, IndonesiaBuzz.com. All rights reserved.

No Result
View All Result
  • Home
  • Buzz
  • Halo Indonesia
  • News
    • Ekonomi & Bisnis
    • Hukum & Kriminal
    • Politik & Pemerintahan
    • Sosial Kemasyarakatan
  • Tokoh
  • Entertainment
    • Hiburan
    • Selebritis
  • Humaniora
    • Budaya
    • Historia
    • Sastra
    • Inspirasi
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Finansial
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Otomotif
    • Relationship
    • Sport
    • Teknologi
    • Wanita
  • Sudut Pandang
    • Celoteh
    • Kata Pakar
    • Opini
  • Travel & Staycation
  • Pojok Milenial
  • Foto

Copyright © 2022-2023, IndonesiaBuzz.com. All rights reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In