IndonesiaBuzz: Wonogiri, 3 Juni 2026 – Di balik tugas mereka yang setiap hari hadir di tengah masyarakat, kesehatan para Bhabinkamtibmas menjadi faktor penting yang sering luput dari perhatian. Menyadari hal tersebut, Polres Wonogiri menggelar kegiatan Cek Kesehatan Gratis (CKG) dan screening Tuberkulosis (TB) Paru bagi seluruh personel Bhabinkamtibmas di Klinik Polres Wonogiri, Rabu (3/6/26).
Sebanyak 75 personel mengikuti pemeriksaan kesehatan menyeluruh sebagai bagian dari upaya deteksi dini penyakit sekaligus menjaga kesiapan fisik aparat yang menjadi ujung tombak pelayanan Polri di tingkat desa dan kelurahan.
Sejak pagi hari, para peserta menjalani serangkaian pemeriksaan yang cukup komprehensif. Mulai dari pengisian data diri, pemeriksaan tekanan darah, pengukuran tinggi dan berat badan, pengecekan kadar gula darah, screening TB paru, pengambilan sampel sputum atau dahak, pemeriksaan rontgen paru, hingga pemeriksaan elektrokardiogram (EKG).
Langkah ini tidak hanya bertujuan memastikan kondisi kesehatan personel tetap prima, tetapi juga menjadi bagian dari dukungan Polri terhadap program pemerintah dalam mempercepat penanggulangan penyakit tuberkulosis yang masih menjadi salah satu tantangan kesehatan masyarakat di Indonesia.
Kapolres Wonogiri AKBP Wahyu Sulistyo melalui Kasidokkes Polres Wonogiri menjelaskan bahwa kesehatan personel merupakan aset penting dalam pelaksanaan tugas kepolisian, terutama bagi Bhabinkamtibmas yang setiap hari berinteraksi langsung dengan masyarakat.
Menurutnya, intensitas mobilitas dan interaksi yang tinggi membuat personel di lapangan perlu mendapatkan pemantauan kesehatan secara berkala. Dengan kondisi fisik yang terjaga, mereka dapat menjalankan fungsi pembinaan, pelayanan, perlindungan, dan pengayoman masyarakat secara optimal.
“Bhabinkamtibmas merupakan ujung tombak Polri yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Karena itu, kondisi kesehatan mereka harus terus dipantau agar tetap siap menjalankan tugas pelayanan,” ujarnya.
Selain menjadi sarana pemeriksaan kesehatan rutin, screening TB paru juga memiliki nilai strategis dalam mendeteksi gejala penyakit sejak dini. Deteksi awal memungkinkan tenaga kesehatan memberikan penanganan lebih cepat apabila ditemukan indikasi gangguan kesehatan, sehingga risiko penyebaran maupun komplikasi penyakit dapat ditekan.
Program ini sekaligus mencerminkan perubahan pendekatan dalam pelayanan kesehatan institusi, dari yang semula berfokus pada pengobatan menjadi lebih menekankan aspek pencegahan dan deteksi dini. Pendekatan preventif dinilai jauh lebih efektif dalam menjaga produktivitas personel sekaligus menekan risiko gangguan kesehatan yang dapat memengaruhi pelaksanaan tugas di lapangan.
Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Seksi Kedokteran dan Kesehatan (Sidokkes) Polres Wonogiri bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Wonogiri dan Puskesmas Wonogiri II. Sejumlah pejabat turut hadir dalam kegiatan itu, di antaranya Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Wonogiri, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Wonogiri, Kasat Binmas Polres Wonogiri, serta seluruh Bhabinkamtibmas jajaran Polres Wonogiri.
Hingga kegiatan berakhir, seluruh 75 personel berhasil mengikuti rangkaian pemeriksaan kesehatan secara lengkap. Pelaksanaan kegiatan berlangsung aman, tertib, dan lancar.
Di tengah tuntutan pelayanan publik yang semakin kompleks, langkah Polres Wonogiri ini menjadi pengingat bahwa kualitas pelayanan kepada masyarakat tidak hanya ditentukan oleh kemampuan personel, tetapi juga oleh kesehatan mereka. Ketika aparat yang berada di garis terdepan tetap sehat dan bugar, pelayanan kepada masyarakat pun dapat berjalan lebih optimal dan berkelanjutan.(@Yudi S/Koresponden Wonogiri).







