IndonesiaBuzz: Madiun, 26 Agustus 2025 – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Pemuda Kelas IIA Madiun menggelar skrining Tuberkulosis (TBC) terhadap 400 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Kegiatan yang berlangsung selama dua hari ini merupakan hasil kerja sama dengan Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Kota Madiun serta RS Paru Dungus Madiun.
Skrining dilakukan untuk mendeteksi secara dini gejala maupun potensi penularan TBC di dalam lingkungan Lapas, yang tergolong rentan akibat padatnya hunian. Melalui pemeriksaan tersebut, diharapkan WBP yang terindikasi TBC bisa segera mendapatkan penanganan medis secara tepat.
Kepala Seksi Pembinaan Narapidana dan Kegiatan Kerja (Kasi Binadik) Lapas Pemuda Madiun, Setyawan N. Endiyanto, menegaskan pentingnya kegiatan ini.
“Skrining TBC ini sangat penting untuk menjaga kesehatan WBP. Dengan pemeriksaan sejak dini, kita bisa segera melakukan langkah pencegahan dan pengobatan agar penyebaran TBC tidak meluas di dalam lapas,” ujarnya.
Senada, Kepala Lapas Pemuda Madiun, Wahyu Susetyo, menyampaikan apresiasinya atas dukungan dari Dinas Kesehatan dan RS Paru Dungus.
“Kami berterima kasih atas dukungan semua pihak. Kesehatan warga binaan adalah prioritas, dan kegiatan ini menunjukkan bahwa layanan kesehatan di Lapas tetap menjadi perhatian serius pemerintah,” ungkapnya.
Melalui skrining TBC ini, Lapas Pemuda Madiun berharap dapat menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang sehat sekaligus memberikan jaminan layanan kesehatan yang layak bagi seluruh warga binaan. (Kridho.S/Koresponden Madiun)







