Wednesday, August 12, 2026
POJOK MILENIAL
Indonesiabuzz.com
  • Terbaru
  • Terpopuler
  • Topik Pilihan
No Result
View All Result
Indonesiabuzz.com
No Result
View All Result
Home Halo Indonesia Halo Jatim

Warga Nawangan, Pacitan Diserang Penyakit Leptospirosis

by Wartonagoro
February 27, 2023
Reading Time: 2 mins read
Warga Nawangan, Pacitan Diserang Penyakit Leptospirosis

Tikus Salah Satu Hewan Pembawa Bakteri Leptospirosis. (Foto: Istimewa)

Leptospirosis merupakan penyakit langka yang disebabkan oleh infeksi bakteri Leptospira Interrogans. Bakteri tersebut dapat menyebar melalui urine atau darah hewan yang terinfeksi bakteri itu. Perlu diketahui bahwa Leptospirosis adalah penyakit Zoonosis. Artinya, penyakit ini dapat menginfeksi manusia sekaligus sesama hewan, seperti anjing ke sesama anjing.

Dikutip dari Halodoc.com, Leptospirosis dapat menyerang manusia melalui paparan air atau tanah yang telah terkontaminasi urine hewan pembawa bakteri Leptospira. Penyakit infeksi bakteri ini banyak terjadi di daerah beriklim tropis yang memiliki curah hujan tinggi.

Beberapa waktu yang lalu, penyakit infeksi ini merebak di daerah Nawangan, Kabupaten Pacitan, Jawa Timur. Dalam tiga pekan tepatnya sejak 9 Februari lalu, bakteri Leptospira menginfeksi tujuh warga kecamatan tersebut, hingga tiga diantaranya meninggal dunia meliputi seorang warga Desa Mujing dan dua warga Desa Gondang.

Saat ditemui di kantornya, Camat Nawangan Sukarman membenarkan hal tersebut. Dan pihaknya segera menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) bersama dengan Puskesmas, Bidan Desa dan masyarakat setempat pasca temuan kasus itu.

BeritaTerkait

Bupati Madiun Hadiri Haul Akbar Hari Jadi Kabupaten ke-458

KAI Daop 7 Madiun Edukasi Keselamatan Kereta Api kepada Siswa

“Kasus pertama ditemukan di Desa Mujing. Begitu (penderita) dilaporkan reaktif, kemudian dirujuk ke Pacitan (RSUD Dr. Darsono). Sempat dirawat tapi setelah itu meninggal,” katanya, Sabtu (25/2/2023).

Menurutnya, penyebab kasus ini dipicu saat musim panen kemarin. Karena para petani di daerah itu saat menggarap sawah, mereka terbiasa tidak memakai sepatu. Dan dimungkinkan terdapat luka pada area kaki, sehingga terinfeksi bakteri tersebut, meskipun air kencing tikus si pembawa bakteri telah tercampur dengan air. Dan benar saja, hasil pencermatan di lapangan diketahui bahwa tingkat populasi tertinggi tikus ada di Desa Mujing.

Kasus ini pun langsung ditindaklanjuti oleh pihak Dinas Kesehatan (Dinkes) bersama dengan Balai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BBTKLPP) Surabaya, yang pekan lalu telah berkunjung ke Nawangan untuk mengambil sampel para penderita Leptospirosis. Dan hasilnya hingga saat ini masih dalam kajian.

“Untuk laporan terakhir, yang masih dirawat masih kami konfirmasikan dengan pihak puskesmas,” pungkasnya.

Sukarman pun mengimbau masyarakatnya untuk lebih waspada terkait penyebaran Leptospirosis yang telah merenggut tiga nyawa warganya tersebut.

Tidak semua orang yang terkena Leptospirosis akan langsung menunjukkan gejala. Bisa saja gejala baru muncul setelah pengidap melewati masa inkubasi sekitar 10 hari, dengan ciri-ciri sebagai berikut:

  • Demam tinggi hingga menggigil.
  • Nyeri kepala.
  • Nyeri otot khususnya di daerah betis.
  • Sakit tenggorokan disertai batuk kering.
  • Mata merah dan kulit menguning.Mual hingga muntah-muntah dan disertai diare.

@Jatimbuzz

Tags: Dinkes PacitanJawa TimurLeptospirosis NawanganLeptospirosis Serang PacitanNawangan Pacitan
Share220SendScan

Trending

IKA Unipma Periode 2026–2030 Dikukuhkan, Fokus Perkuat SDM Madiun
News

IKA Unipma Periode 2026–2030 Dikukuhkan, Fokus Perkuat SDM Madiun

7 hours ago
Madiun Perkuat Penanganan Stunting dengan Digitalisasi Posyandu
News

Madiun Perkuat Penanganan Stunting dengan Digitalisasi Posyandu

8 hours ago
Bupati Madiun Lepas 38 Pramuka ke Jambore Nasional XII
News

Bupati Madiun Lepas 38 Pramuka ke Jambore Nasional XII

8 hours ago
Auto Draft
Ekonomi & Bisnis

KAI Daop 7 Madiun Pulihkan Gangguan Aplikasi Access by KAI

8 hours ago
Bupati Wonogiri Soroti Kekerasan dan Perkawinan Anak di HAN ke-42
News

Bupati Wonogiri Soroti Kekerasan dan Perkawinan Anak di HAN ke-42

12 hours ago
Indonesiabuzz.com

TERBARU

IKA Unipma Periode 2026–2030 Dikukuhkan, Fokus Perkuat SDM Madiun

IKA Unipma Periode 2026–2030 Dikukuhkan, Fokus Perkuat SDM Madiun

August 11, 2026
Madiun Perkuat Penanganan Stunting dengan Digitalisasi Posyandu

Madiun Perkuat Penanganan Stunting dengan Digitalisasi Posyandu

August 11, 2026

TERPOPULER

Pemkab Ngawi Revitalisasi Kepatihan Berusia Hampir Dua Abad, Fokus Pulihkan Keaslian Bangunan Cagar Budaya

Wushu Ngawi Pertahankan Gelar Juara Umum di Skanega Elite Championship 2026

Persinga Ngawi U-17 Bidik Tiket Nasional di Soeratin Cup Jatim 2026

PT Rizkitama Tirta Fastabiq Konsolidasikan Pembangunan Dapur MBG, Perkuat Standar ISO dan Komitmen Mutu

  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Hubungi Kami
  • Sitemap

Copyright © 2022-2023, IndonesiaBuzz.com. All rights reserved.

No Result
View All Result
  • Home
  • Buzz
  • Halo Indonesia
  • News
    • Ekonomi & Bisnis
    • Hukum & Kriminal
    • Politik & Pemerintahan
    • Sosial Kemasyarakatan
  • Tokoh
  • Entertainment
    • Hiburan
    • Selebritis
  • Humaniora
    • Budaya
    • Historia
    • Sastra
    • Inspirasi
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Finansial
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Otomotif
    • Relationship
    • Sport
    • Teknologi
    • Wanita
  • Sudut Pandang
    • Celoteh
    • Kata Pakar
    • Opini
  • Travel & Staycation
  • Pojok Milenial
  • Foto

Copyright © 2022-2023, IndonesiaBuzz.com. All rights reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In