Tuesday, August 11, 2026
POJOK MILENIAL
Indonesiabuzz.com
  • Terbaru
  • Terpopuler
  • Topik Pilihan
No Result
View All Result
Indonesiabuzz.com
No Result
View All Result
Home News

Bupati Wonogiri Soroti Kekerasan dan Perkawinan Anak di HAN ke-42

by Yudi
August 11, 2026
Reading Time: 3 mins read
Bupati Wonogiri Soroti Kekerasan dan Perkawinan Anak di HAN ke-42

Bupati Wonogiri Setyo Sukarno, dalam sambutanya pada kegiatan Peringatan HAN ke-42 yang digelar di Pendopo Rumah Dinas Bupati Wonogiri, Selasa (11/8/26) siang. (foto: Humas Pemkab Wonogiri).

IndonesiaBuzz: Wonogiri, 11 Agustus 2026 – Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 menjadi momentum bagi Kabupaten Wonogiri untuk kembali menegaskan komitmen terhadap pemenuhan hak dan perlindungan anak. Membangun masa depan bangsa, kata Bupati Wonogiri Setyo Sukarno, harus dimulai dari bagaimana anak diperlakukan dan dilindungi hari ini.

Pesan tersebut mengemuka dalam Resepsi Peringatan HAN ke-42 yang digelar di Pendopo Rumah Dinas Bupati Wonogiri, Selasa (11/8/26). Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Setyo mengatakan anak-anak bukan sekadar generasi penerus bangsa. Mereka merupakan pemilik masa depan yang saat ini membutuhkan ruang untuk tumbuh, didengar, dilindungi, serta diberi kesempatan mengembangkan potensi.

“Anak yang mampu tumbuh dan berkembang dengan baik adalah dambaan kita semua, karena akan menjadi penentu masa depan bangsa. Sehingga harus kita jaga, kita lindungi, agar dapat tumbuh menjadi generasi penerus yang mandiri dan sukses,” ujar Setyo.

BeritaTerkait

Jaksa Ungkap Fee Rp143,9 Miliar dalam Kasus Kuota Haji Yaqut, Kerugian Negara Capai Rp622 Miliar

HAN ke-42, Wonogiri Perkuat Perlindungan Anak dan Deklarasikan Tolak Kekerasan

Komitmen Pemkab Wonogiri dalam memenuhi hak anak sebelumnya membuahkan penghargaan Kabupaten Layak Anak (KLA) kategori Madya pada 2025.

Penghargaan tersebut merupakan hasil dukungan berbagai unsur, mulai dari organisasi perangkat daerah (OPD), dunia usaha, komunitas, organisasi masyarakat, hingga masyarakat secara luas.

Namun, Setyo menegaskan penghargaan tersebut bukanlah tujuan akhir. Masih terdapat sejumlah pekerjaan rumah yang harus diselesaikan bersama, terutama menyangkut kasus kekerasan terhadap anak dan perkawinan anak di bawah umur yang masih terjadi di Wonogiri.

Kondisi tersebut menjadi tanda bahwa pemenuhan hak anak masih membutuhkan penguatan, baik dari sisi kebijakan maupun kesadaran lingkungan tempat anak tumbuh.

Karena itu, perlindungan anak tidak cukup hanya mengandalkan pemerintah. Keluarga dan masyarakat memiliki peran penting dalam memastikan anak berada di lingkungan yang aman dan sehat.

Salah satu upaya yang dilakukan Pemkab Wonogiri adalah membangun sistem perlindungan perempuan dan anak hingga tingkat kecamatan.

Setyo menyebut saat ini telah terbentuk dan berfungsi 26 Rumah Perlindungan Perempuan dan Anak (RPPA), sekaligus dilakukan inisiasi pembentukan di 19 kecamatan lainnya.

“Dengan demikian, seluruh 25 kecamatan di Kabupaten Wonogiri telah memiliki Satgas RPAA,” imbuhnya.

Selain penguatan di tingkat kecamatan, Unit Pelaksana Teknis Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak (UPTD PPA) juga terus difungsikan untuk melakukan pencegahan sekaligus penanganan persoalan secara menyeluruh.

Keberadaan lembaga tersebut diharapkan mampu memastikan anak yang menghadapi persoalan memperoleh perlindungan dan hak-haknya tetap terpenuhi.

Setyo mengingatkan masih banyak persoalan yang berpotensi mengganggu tumbuh kembang anak. Mulai dari perundungan atau bullying, kekerasan terhadap anak, pelecehan seksual, kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), hingga berbagai persoalan sosial lainnya.

Persoalan tersebut membutuhkan penanganan yang tidak hanya bersifat reaktif setelah kejadian, tetapi juga melalui edukasi dan pencegahan sejak dini.

“Jika secara kelembagaan sudah dibentuk satu sistem yang kuat, harapan kita bersama, masyarakat juga semakin memiliki kesadaran untuk menghadirkan lingkungan yang sehat bagi anak-anak dalam mempersiapkan diri menuju masa depan,” kata Setyo.

Menurutnya, mencintai anak juga tidak dapat diukur hanya dari pemenuhan kebutuhan materi. Anak membutuhkan perhatian, penghormatan, serta ruang untuk menyampaikan pandangan.

Kasih sayang, kata dia, juga berarti memberikan hak kepada anak untuk berpendapat dan mendengarkan suara mereka dalam berbagai persoalan yang menyangkut kehidupan.

Anak harus ditempatkan sebagai subjek pembangunan, bukan sekadar objek kebijakan. Dengan demikian, peringatan HAN tidak berhenti sebagai seremoni tahunan, tetapi menjadi pengingat bahwa kualitas masa depan bangsa sangat ditentukan oleh seberapa baik anak-anak hari ini tumbuh, berkembang, dan mendapatkan perlindungan. (@Yudi S/Koresponden Wonogiri).

Tags: anakBupati WonogiriHAN KE 42Hari Anak NasionalKekerasanSetyo SukarnoSoroti
Share219SendScan

Trending

Bupati Wonogiri Soroti Kekerasan dan Perkawinan Anak di HAN ke-42
News

Bupati Wonogiri Soroti Kekerasan dan Perkawinan Anak di HAN ke-42

1 hour ago
Persinga Ngawi U-17 Bidik Tiket Nasional di Soeratin Cup Jatim 2026
Sport

Persinga Ngawi U-17 Bidik Tiket Nasional di Soeratin Cup Jatim 2026

3 hours ago
casino

Kompletny FAQ o lolajack casino – Odpowiedzi, które pomogą Ci grać pewnie

3 hours ago
casino

Alt du trenger å vite om bigclash – FAQ for norske spillere

3 hours ago
Jaksa Ungkap Fee Rp143,9 Miliar dalam Kasus Kuota Haji Yaqut, Kerugian Negara Capai Rp622 Miliar
News

Jaksa Ungkap Fee Rp143,9 Miliar dalam Kasus Kuota Haji Yaqut, Kerugian Negara Capai Rp622 Miliar

3 hours ago
Indonesiabuzz.com

TERBARU

Bupati Wonogiri Soroti Kekerasan dan Perkawinan Anak di HAN ke-42

Bupati Wonogiri Soroti Kekerasan dan Perkawinan Anak di HAN ke-42

August 11, 2026
Persinga Ngawi U-17 Bidik Tiket Nasional di Soeratin Cup Jatim 2026

Persinga Ngawi U-17 Bidik Tiket Nasional di Soeratin Cup Jatim 2026

August 11, 2026

TERPOPULER

Pemkab Ngawi Revitalisasi Kepatihan Berusia Hampir Dua Abad, Fokus Pulihkan Keaslian Bangunan Cagar Budaya

Bupati Ngawi Lantik 228 PNS Baru, Dorong Talenta Muda Perkuat Reformasi Birokrasi

Lupa Matikan Kompor, Rumah Warga Ngawi Terbakar, Kerugian Mencapai Puluhan Juta Rupiah

Wushu Ngawi Pertahankan Gelar Juara Umum di Skanega Elite Championship 2026

  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Hubungi Kami
  • Sitemap

Copyright © 2022-2023, IndonesiaBuzz.com. All rights reserved.

No Result
View All Result
  • Home
  • Buzz
  • Halo Indonesia
  • News
    • Ekonomi & Bisnis
    • Hukum & Kriminal
    • Politik & Pemerintahan
    • Sosial Kemasyarakatan
  • Tokoh
  • Entertainment
    • Hiburan
    • Selebritis
  • Humaniora
    • Budaya
    • Historia
    • Sastra
    • Inspirasi
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Finansial
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Otomotif
    • Relationship
    • Sport
    • Teknologi
    • Wanita
  • Sudut Pandang
    • Celoteh
    • Kata Pakar
    • Opini
  • Travel & Staycation
  • Pojok Milenial
  • Foto

Copyright © 2022-2023, IndonesiaBuzz.com. All rights reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In