IndonesiaBuzz: Madiun, 22 Oktober 2024 – Pasangan calon (paslon) Bupati dan Wakil Bupati Madiun nomor urut 1, Ahmad Dawami Ragil Saputra-Sandika Feriyantoko, memaparkan visi dan misinya dalam debat publik yang digelar oleh KPU Kabupaten Madiun di RM Icha Orient Tarsan, Jalan Raya Saradan, Madiun, Jawa Timur, Selasa (22/10/2024).
Dalam kesempatan tersebut, Paslon yang dikenal dengan sebutan “Menyala” ini mengusung visi Kabupaten Madiun Maju, Berakhlak Mulia, dan Berkelanjutan. “Insya Allah, di semua tema debat publik ini visi misi kita sudah mencakup semuanya,” ujar Ahmad Dawami, atau akrab disapa Kaji Mbing, yang sebelumnya menjabat sebagai Bupati Madiun periode 2018-2023.
Kaji Mbing menjelaskan bahwa “Maju” dalam visi misinya merujuk pada kemajuan dalam pembangunan infrastruktur, ekonomi, dan sumber daya manusia. Tak hanya itu, dia menekankan pentingnya memiliki masyarakat dan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang berakhlak mulia.
Salah satu program unggulan yang menjadi komitmen paslon nomor urut 1 ini adalah melanjutkan Alokasi Dana Desa (ADD) sebesar 20 persen. Program tersebut, menurut Kaji Mbing, telah terbukti memberikan manfaat besar bagi masyarakat Kabupaten Madiun, terutama dalam mengangkat status desa-desa menjadi lebih mandiri. Hingga 2024, tercatat 135 desa di Kabupaten Madiun telah masuk kategori desa mandiri.
“Kami bersama Mas Sandi akan terus melanjutkan program ADD 20 persen. Ini adalah capaian yang luar biasa, dan sekarang tidak ada lagi desa tertinggal, hanya ada desa maju dan mandiri,” jelasnya.
Selain itu, Kaji Mbing juga menegaskan komitmennya untuk memberikan pelayanan yang adaptif bagi seluruh masyarakat Kabupaten Madiun. Pelayanan yang inklusif dan pendekatan hukum serta pemerintahan yang anti korupsi menjadi fokus utama mereka.
“Semua masyarakat punya hak untuk dilayani. Untuk pencegahan korupsi, kita akan melakukan langkah preventif dan perencanaan yang baik mulai dari tingkat pemerintah kabupaten hingga ke desa-desa,” pungkasnya.
Debat publik ini menjadi momentum penting bagi paslon Ahmad Dawami-Sandika untuk memperkuat komitmen mereka dalam memajukan Kabupaten Madiun selama lima tahun ke depan.







