IndonesiaBuzz: Jakarta, 10 Mei 2024 – Ketua Harian Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad, menegaskan bahwa Presiden terpilih Prabowo Subianto dan partainya belum membahas rencana penambahan jumlah kementerian. Dalam sebuah pernyataan, Dasco menyatakan bahwa diskusi tentang nama-nama menteri dan jumlah kementerian belum masuk dalam agenda pembahasan.
Gerindra bersama partai pendukung Prabowo sedang melakukan evaluasi terkait tugas-tugas yang harus diemban oleh kementerian-kementerian, dalam rangka kelanjutan pembangunan yang telah dilakukan oleh pemerintahan sebelumnya di bawah kepemimpinan Presiden Joko Widodo. Dasco menegaskan bahwa penambahan jumlah kementerian masih dalam tahap pertimbangan.
Perihal spekulasi mengenai penambahan kementerian, Dasco mengakui adanya berbagai asumsi dan aspirasi yang beredar. Namun, ia menegaskan bahwa Prabowo saat ini lebih fokus pada perancangan program-program yang telah dijanjikan selama masa kampanye.
Hingga saat ini, belum ada keputusan mengenai nama-nama kementerian yang akan masuk dalam kabinet Prabowo-Gibran. Dasco menekankan bahwa belum ada penetapan terkait nomenklatur kementerian.
Sebelumnya, wacana tentang penambahan jumlah kementerian hingga 40 disebut-sebut dalam laporan utama Majalah Tempo. Langkah ini, menurut sumber-sumber terdekat Prabowo, diambil sebagai strategi untuk memperkuat koalisi dan memastikan lancarnya jalannya program-program pemerintah. Namun demikian, penambahan jumlah kementerian akan memerlukan revisi Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2008 tentang Kementerian Negara, yang saat ini membatasi jumlah kementerian maksimal hanya 34. @cinde







