IndonesiaBuzz.com : Jakarta, 3 Maret 2024 – Belakangan viral nama-nama yang digadang-gadang bakal jadi Menteri Keuangan baru di Kabinet Prabowo. Muncul nama-nama calon Menkeu yang merupakan para bankir yang saat ini menduduki jabatan penting di Indonesia. Seperti Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Wakil Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Kartika Wirjoatmodjo, Ketua Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Mahendra Siregar, dan Direktur Utama PT Bank Negara Indonesia (Persero) Royke Tumilaar.
Pasalnya, nama Menteri Keuangan Sri Mulyani tidak masuk dalam daftar nama tersebut. Hal ini menggelitik mulut filsuf dan akademisi kenamaan tanah air Rocky Gerung untuk berkomentar. Meskipun demikian, ada sumber yang mengatakan bahwa susunan tim sukses Prabowo-Gibran saat ini, tidak menutup kemungkinan akan adanya perubahan nama.
Menurut Rocky, era Sri Mulyani mungkin sudah selesai. Ia pun juga mengatakan bahwa Bendahara RI itu mungkin sudah ditegur oleh World Bank.
“Era Sri Mulyani sudah selesai, mungkin sekali sudah ditegur oleh World Bank supaya jangan lagi ikut campur dan ikut menyusun sesuatu yang berbahaya bagi Indonesia,” kata Rocky Gerung.
Komentar tersebut dilontarkan bukan tanpa alasan. Pasalnya Rocky Gerung mengambil contoh adanya program makan siang gratis yang diusung oleh Prabowo-Gibran.
Menurut filsuf dan akademisi terkenal tersebut, program makan siang gratis dapat berpotensi menjadi ladang basah untuk korupsi secara sistematis di Indonesia.
“Karena makan siang itu dianggap sebagai salah satu hal yang rantai korupsinya akan panjang, harga satu piring di Jakarta itu mungkin bisa tinggal 1 sendok kalau sudah sampai di Papua. Dan Bank Dunia pasti menghitung itu tidak efisien,” pungkasnya. (Puthut-Red)







