Tuesday, August 4, 2026
POJOK MILENIAL
Indonesiabuzz.com
  • Terbaru
  • Terpopuler
  • Topik Pilihan
No Result
View All Result
Indonesiabuzz.com
No Result
View All Result
Home News Politik & Pemerintahan

Program Makan Siang Gratis Prabowo-Gibran Dinilai ‘Buram’ Terkait Anggaran

by Redaksi IndonesiaBuzz
February 25, 2024
Reading Time: 3 mins read
Program Makan Siang Gratis Prabowo-Gibran Dinilai ‘Buram’ Terkait Anggaran

IndonesiaBuzz: Jakarta, 25 Februari 2024 – Rencana program makan siang gratis yang diusung oleh pasangan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka masih menghadapi ketidakjelasan, terutama dalam hal anggaran. Wakil Ketua Dewan Pakar Tim Kampanye Nasional (TKN), Budiman Sudjatmiko, menyampaikan bahwa program tersebut, dengan biaya sekitar Rp450 triliun jika dijalankan penuh 100 persen, tidak akan memberatkan keuangan negara.

Dalam keterangan resmi, Budiman menyebut bahwa program makan siang gratis akan dilaksanakan secara bertahap. Pada tahun pertama, diperkirakan membutuhkan dana sekitar Rp100 triliun-Rp120 triliun, dengan pembiayaan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) hanya mencapai 50 persen.

“Alokasi APBN yang dibutuhkan pada tahun pertama pelaksanaan program ini diperkirakan sekitar Rp50 triliun‐Rp60 triliun saja,” ujarnya.

Budiman menjelaskan bahwa sisa kebutuhan anggaran atau setengahnya akan diperoleh dari penghematan hasil konsolidasi antara Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), dan koperasi. Ketiga lembaga tersebut diharapkan dapat menyusun kebutuhan bahan pangan yang diperlukan untuk program makan siang gratis.

BeritaTerkait

Pemkab Madiun Percepat Penanganan RTLH Lewat Program Bahana Bersahaja

Pemkab Madiun Perkuat Kolaborasi Petani Wujudkan Swasembada Pangan

“Dengan pendekatan gotong royong produksi pangan seperti ini, diperkirakan terjadi penghematan hingga 40 persen‐50 persen dari kebutuhan pembiayaan program dari sumber APBN,” jelas Budiman.

Meskipun demikian, konsolidasi yang dimaksudkan belum dijelaskan secara rinci, dan belum terungkap bagaimana cara menghemat sisa dana yang diperlukan, terutama mengingat nilainya yang cukup besar.

Analis Senior Indonesia Strategic and Economic Action Institution (ISEAI), Ronny P Sasmita, menilai bahwa program makan siang gratis ini masih terkesan ambigu dan tampaknya sedang bermain-main dengan masyarakat.

Ronny menyatakan bahwa jika program ini menggunakan anggaran dari BUMDes, UMKM, dan koperasi, itu berarti tetap memanfaatkan uang negara. Ketiga lembaga tersebut masih mengandalkan pembiayaan pemerintah melalui dana desa dan transfer ke daerah yang bersumber dari APBN.

“Karena tak mungkin ketiga kelembagaan tersebut mendadak punya anggaran total Rp60 triliun dari langit jika tidak dari sumber resmi negara yang diperuntukkan untuk ketiga kelembagaan tersebut,” ujar Ronny.

Ronny berpendapat bahwa bergantung pada anggaran dari ketiga lembaga tersebut berarti akan ada penambahan dana dari pusat ke daerah. Namun, skema konsolidasi yang dimaksudkan masih belum jelas bentuknya.

“Jika demikian, maka itu artinya anggaran desa akan ditambah, terutama untuk anggaran BUMDes. Lalu anggaran bantuan untuk UMKM dan koperasi juga naik,” tambahnya.

Direktur Center of Economic and Law (CELIOS), Bhima Yudhistira, juga menilai bahwa sumber pembiayaan yang diungkapkan tidak realistis. Ia menyarankan agar pemerintahan Prabowo-Gibran merencanakan program ini secara matang, bersifat terbuka, dan transparan kepada publik.

“Rencanakan dengan matang, jangan meraba-meraba, apalagi main kucing-kucingan sama publik alias mencari-cari kesempatan dengan cara membingungkan publik. Buat semuanya terbuka, terukur, agar publik bisa menilainya,” tegas Ronny.

Ronny menilai bahwa tak ada masalah jika anggaran program ini diambil sepenuhnya dari APBN. Tujuan program ini, menurutnya, adalah membantu memenuhi nutrisi anak-anak untuk membentuk Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas di masa depan.

Dalam menyikapi hal ini, Bhima mengingatkan agar pemerintahan Prabowo-Gibran menjalankan program makan siang gratis sesuai dengan kemampuan keuangan negara. Jika APBN hanya mampu memberikan sedikit dana, maka program ini harus disesuaikan atau diberikan hanya untuk wilayah yang benar-benar membutuhkan.

“Kalau negara sanggupnya hanya kecil dan dengan anggaran yang kecil itu harus dilanjutkan, maka ini bisa jadi pilot project dulu. Misalnya dilakukan di satu dua kabupaten saja dulu di tahun pertama. Ini bisa dites dulu, kalau hasilnya baik ya dilanjutkan. Jadi jangan nafsu dulu untuk membuat program ini jadi kebijakan nasional,” pungkas Bhima.@cinde

Tags: anggaranapbnmakan siang gratisPrabowosubsidi bbmsubsidi gas
Share219SendScan

Trending

BMKG, El Nino 2026 Masuk Kategori Kuat, Waspadai Kemarau Lebih Panjang dan Kering
News

BMKG, El Nino 2026 Masuk Kategori Kuat, Waspadai Kemarau Lebih Panjang dan Kering

2 hours ago
Kejagung Geledah Empat Perusahaan Milik Don Ritto, Dalami Dugaan TPPU yang Menjerat Febrie Adriansyah
News

Kejagung Geledah Empat Perusahaan Milik Don Ritto, Dalami Dugaan TPPU yang Menjerat Febrie Adriansyah

2 hours ago
Auto Draft
News

Pemkab Madiun Percepat Penanganan RTLH Lewat Program Bahana Bersahaja

16 hours ago
Auto Draft
News

Pemkab Madiun Perkuat Kolaborasi Petani Wujudkan Swasembada Pangan

17 hours ago
Bupati Madiun Pastikan Pembinaan Atlet Berlanjut usai Bupati Cup Voli 2026
News

Bupati Madiun Pastikan Pembinaan Atlet Berlanjut usai Bupati Cup Voli 2026

17 hours ago
Indonesiabuzz.com

TERBARU

BMKG, El Nino 2026 Masuk Kategori Kuat, Waspadai Kemarau Lebih Panjang dan Kering

BMKG, El Nino 2026 Masuk Kategori Kuat, Waspadai Kemarau Lebih Panjang dan Kering

August 4, 2026
Kejagung Geledah Empat Perusahaan Milik Don Ritto, Dalami Dugaan TPPU yang Menjerat Febrie Adriansyah

Kejagung Geledah Empat Perusahaan Milik Don Ritto, Dalami Dugaan TPPU yang Menjerat Febrie Adriansyah

August 4, 2026

TERPOPULER

PDI Perjuangan Ngawi Perkuat Konsolidasi Hingga Tingkat Ranting, Siapkan Mesin Partai Hadapi Pemilu

Ngawi Matangkan Persiapan POPDA Jatim XV 2026, Seleksi Atlet dan Kesiapan Venue Jadi Fokus

Penyidikan TPPU Febrie Adriansyah Berlanjut, Kejagung Periksa Dua Saksi dan Jadwalkan Ulang Lima yang Mangkir

Tabrakan Beruntun di Sugihwaras Bojonegoro, Pemotor Tewas Usai Tertabrak Pikap

  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Hubungi Kami
  • Sitemap

Copyright © 2022-2023, IndonesiaBuzz.com. All rights reserved.

No Result
View All Result
  • Home
  • Buzz
  • Halo Indonesia
  • News
    • Ekonomi & Bisnis
    • Hukum & Kriminal
    • Politik & Pemerintahan
    • Sosial Kemasyarakatan
  • Tokoh
  • Entertainment
    • Hiburan
    • Selebritis
  • Humaniora
    • Budaya
    • Historia
    • Sastra
    • Inspirasi
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Finansial
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Otomotif
    • Relationship
    • Sport
    • Teknologi
    • Wanita
  • Sudut Pandang
    • Celoteh
    • Kata Pakar
    • Opini
  • Travel & Staycation
  • Pojok Milenial
  • Foto

Copyright © 2022-2023, IndonesiaBuzz.com. All rights reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In