IndonesiaBuzz : Madiun, 19 Juli 2025 – Suasana malam di Padepokan PSH Winongo Tunas Muda, Jalan Doho No.123, Kelurahan Winongo, Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun, tampak semarak.
Sebanyak 445 calon warga baru dari berbagai daerah di Indonesia mengikuti prosesi keceran, sebuah ritual penting untuk menjadi warga resmi perguruan.
Kegiatan ini digelar Sabtu (19/07) mulai pukul 20.00 WIB hingga menjelang subuh.
Prosesi diawali dengan registrasi peserta yang sebelumnya telah mendaftar secara daring, dilanjutkan sarasehan dan penyampaian inti ajaran perguruan, kemudian diakhiri dengan keceran yang berlangsung hingga dini hari.
Para peserta berasal dari berbagai daerah, antara lain: Ponorogo (95 orang), Kabupaten Madiun (80), Gresik (80), Blitar (35), Lamongan (35), Nganjuk (30), Magetan (30), Ngawi (20), Kota Madiun (20), Madura (15), Wonogiri (7), Pacitan (5), dan Sragen (3).
Semua calon warga diwajibkan memakai pakaian muslim, hadir tanpa atribut sakral perguruan, serta menggunakan kendaraan tertutup.
Kapolres Madiun Kota, AKBP Wiwin Junianto, S.I.K., menyampaikan apresiasi atas kerjasama semua pihak yang ikut menjaga ketertiban selama kegiatan.
“Kami berterima kasih kepada jajaran Polsek Manguharjo dan panitia PSH Winongo Tunas Muda atas koordinasi yang baik. Alhamdulillah, kegiatan berjalan lancar, aman, dan kondusif tanpa gangguan apapun,” ungkap AKBP Wiwin.
Sebanyak 35 personel pengamanan dikerahkan untuk mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas. Mereka ditempatkan di sejumlah titik strategis, seperti area padepokan, lapangan Winongo, serta Pos Polisi Precet di Jalan Gajahmada.
Pengamanan dipimpin oleh empat Padal (Perwira Pengendali) dari unsur Polsek Manguharjo.Kapolsek Manguharjo menegaskan hanya peserta terdaftar dan petugas keceran yang diizinkan memasuki area dalam padepokan.
Pendamping diperbolehkan menunggu di luar lokasi inti agar prosesi tetap khusyuk dan lancar.
Kegiatan keceran ini menjadi wujud pelestarian budaya dan spiritualitas dalam dunia pencak silat, dengan tetap dijaga kesakralannya melalui pengawasan ketat aparat keamanan untuk memastikan situasi tetap aman dan terkendali. (Hms)





