IndonesiaBuzz: Klaten, 23 September 2025 – Sebuah papan proyek pembangunan gedung serbaguna di Desa Wonoboyo, Kecamatan Jogonalan, Klaten, Jawa Tengah, menjadi sorotan publik setelah mencantumkan nilai anggaran fantastis sebesar Rp16 miliar. Padahal, kondisi fisik bangunan masih jauh dari kata selesai.
Pantauan di lokasi, gedung yang berdiri di sebelah barat lapangan desa itu masih berupa tembok batako tanpa plester. Atap bangunan baru dipasangi kerangka baja, sementara jendela belum dilengkapi kusen. Kondisi inilah yang memicu tanda tanya warganet ketika papan proyek mencantumkan anggaran mencapai Rp16.341.021.000.
Namun, kejanggalan terlihat saat mencocokkan papan proyek dengan prasasti pembangunan. Di papan tertulis Rp16.341.021.000 (Rp16 miliar), sedangkan di prasasti justru tertulis Rp16.341.021 (Rp16 juta). Perbedaan mencolok inilah yang membuat informasi soal pembangunan gedung serbaguna itu viral di media sosial.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Desa Wonoboyo, Supardiyono, memberikan klarifikasi. Ia menegaskan angka Rp16 miliar yang tertera di papan proyek hanyalah kesalahan pengetikan.
“Jadi itu terjadi kekeliruan ketik atau tulis di papan kegiatan. Yang benar adalah yang tertulis di prasasti, yaitu Rp16 juta,” ujarnya, Senin (22/9/25).
Supardiyono juga mengakui pembangunan gedung serbaguna memang belum rampung. Kekeliruan penulisan anggaran di papan proyek, kata dia, sudah ia laporkan dan dijelaskan kepada pihak kecamatan.
Kasus salah ketik ini sontak menuai perhatian publik karena menimbulkan persepsi miring terkait transparansi anggaran desa. Meski demikian, pihak desa berharap klarifikasi ini dapat meluruskan informasi yang berkembang di masyarakat. (red)







