IndonesiaBuzz: Sidoarjo, 4 Oktober 2025 – Tragedi runtuhnya bangunan Pondok Pesantren Al-Khoziny, Buduran, Sidoarjo, Jawa Timur, Senin (29/9/25), membuat banyak pihak tergerak. PT Freeport Indonesia (PTFI) ikut turun tangan dengan mengirimkan tim tanggap darurat untuk mendukung proses evakuasi.
“Kami menyampaikan duka mendalam kepada para korban dan keluarga. Kehadiran tim PTFI merupakan wujud kepedulian serta kebersamaan dalam misi kemanusiaan,” ujar Wakil Kepala Teknik Tambang PTFI, Sony Suryanto, Jumat (3/10/25).
Sebanyak 10 personel terlatih diturunkan, lengkap dengan peralatan khusus seperti combi tools, lifting bag, circular saw, respirator, alat bantu pernapasan mandiri (SCBA), hingga alat ekstrikasi. Seluruhnya digunakan untuk menunjang operasi penyelamatan di medan sulit.
PTFI juga berkolaborasi dengan lebih dari 1.300 personel gabungan dari 65 instansi, mulai Basarnas, BPBD, TNI, Polri, hingga organisasi relawan. Operasi dilakukan secara bergantian setiap empat jam agar stamina petugas tetap terjaga.
“PTFI akan terus memantau perkembangan situasi dan siap memberikan dukungan lanjutan sesuai kebutuhan,” tambah Sony. (red)







