IndonesiaBuzz: Foto – Tradisi delapan tahunan yang hanya digelar pada tahun Dal ini dipimpin langsung oleh SISKS Pakoe Boewono XIII, didampingi permaisuri, putra-putri kraton, sentono, serta abdi dalem. Prosesi dimulai dengan penyalaan api dari kayu tujuh tempat sakral dan penggunaan air suci, lalu api tersebut dipakai memasak nasi sebagai inti upacara. Suasana khusyuk semakin terasa dengan lantunan sholawat para ulama kraton. Bethak Adang dimaknai sebagai doa bersama untuk keberkahan, wujud syukur, sekaligus komitmen melestarikan budaya Jawa dan menjaga harmoni manusia, alam, serta Sang Pencipta. (dok.IndonesiaBuzz)














