IndonesiaBuzz: Surakarta, 5 November 2026 – TNI Angkatan Laut (AL) akhirnya buka suara terkait pengerahan personel dalam jumlah besar di wilayah DKI Jakarta. Pihak TNI AL membenarkan adanya mobilisasi prajurit dan menegaskan bahwa pergeseran pasukan tersebut merupakan bagian dari tugas negara sekaligus persiapan sejumlah agenda latihan militer dalam waktu dekat.
Kepala Dinas Penerangan TNI AL (Kadispenal), Laksamana Pertama TNI Tunggul, menyampaikan bahwa informasi mengenai pengerahan personel tersebut benar adanya.
“Kami sampaikan bahwa informasi tentang pengerahan personel TNI AL tersebut adalah benar,” kata Tunggul dalam keterangan tertulis, Rabu (4/11/2026).
Ia menjelaskan, mobilisasi prajurit merupakan bagian dari kesiapsiagaan TNI dalam menjalankan tugas negara, menjaga stabilitas keamanan nasional, serta melindungi keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Menurutnya, setiap pergerakan personel militer dilaksanakan berdasarkan regulasi dan ketentuan hukum yang berlaku.
“Mobilisasi prajurit adalah bagian integral dari kesiapsiagaan TNI untuk melindungi seluruh rakyat serta menjaga keutuhan NKRI, yang senantiasa dilaksanakan berlandaskan regulasi dan ketentuan hukum yang berlaku,” tegasnya.
Persiapan Latihan Pendaratan Khusus hingga Tembus Gelombang
Lebih lanjut, Tunggul mengungkapkan bahwa pengerahan dan pergeseran personel TNI AL tersebut juga berkaitan dengan persiapan dua agenda latihan militer.
Latihan pertama adalah Operasi Pendaratan Khusus yang akan dilaksanakan di kawasan Tanjung Burung dan Tanjung Pasir, Tangerang. Sementara latihan kedua berupa latihan Tembus Gelombang yang dijadwalkan berlangsung di Rancecet, Pandeglang.
Kedua kegiatan tersebut merupakan bagian dari agenda latihan TNI AL yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat.
“Pergeseran pasukan tersebut juga berkaitan dengan persiapan latihan Operasi Pendaratan Khusus di Tanjung Burung dan Tanjung Pasir Tangerang serta latihan Tembus Gelombang di Rancecet, Pandeglang yang akan dilaksanakan oleh TNI AL dalam waktu dekat,” ungkapnya.
Klarifikasi TNI AL ini sekaligus menjelaskan bahwa mobilisasi personel yang menjadi perhatian publik berkaitan dengan kesiapan pelaksanaan kegiatan militer yang telah direncanakan.
Melalui kegiatan tersebut, TNI AL menegaskan komitmennya untuk menjaga kesiapan operasional prajurit, meningkatkan kemampuan pertahanan, serta memastikan setiap tugas negara dapat dilaksanakan sesuai ketentuan yang berlaku. @yudi






