IndonesiaBuzz: Wonogiri, 22 April 2026 – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap II Tahun 2026 resmi dimulai di Desa Hargantoro, Kecamatan Tirtomoyo, Kabupaten Wonogiri, Rabu (22/4/26). Pembukaan ditandai dengan upacara di Lapangan Sepak Bola Dusun Gunungan yang dipimpin langsung oleh Bupati Wonogiri, Setyo Sukarno, selaku inspektur upacara.
Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 08.30 hingga 09.30 WIB itu diikuti sekitar 300 peserta dari berbagai unsur, mulai dari TNI, Polri, pemerintah daerah, organisasi masyarakat, hingga pelajar. Turut hadir Dandim 0728/Wonogiri Letkol Inf Rodricho Ivan Pattihanuan bersama jajaran Forkopimda dan instansi terkait.
Kapolsek Tirtomoyo, IPTU Yuni Tri Suwarno Putra, menyampaikan bahwa pihak kepolisian melakukan pengamanan dan monitoring guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman dan tertib.
“Polri hadir untuk mendukung kelancaran kegiatan serta memastikan situasi tetap kondusif selama pelaksanaan,” ujarnya.
Dalam pelaksanaannya, program TMMD tahun ini menyasar pembangunan fisik dan nonfisik. Pekerjaan fisik meliputi pembangunan rabat jalan beton sepanjang 1.000 meter serta talud di sejumlah titik strategis. Sementara kegiatan nonfisik mencakup penyuluhan wawasan kebangsaan, bahaya narkoba, hingga pencegahan stunting bagi masyarakat.
Dalam amanatnya, Bupati Setyo Sukarno menegaskan bahwa TMMD merupakan bentuk nyata sinergi antara TNI, pemerintah, dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan wilayah pedesaan.
“TMMD tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga memperkuat nilai kebersamaan dan gotong royong dalam membangun desa secara berkelanjutan,” tegasnya.
Usai upacara pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan bantuan bibit tanaman, pelayanan kesehatan, layanan administrasi kependudukan, serta peninjauan langsung lokasi sasaran pembangunan oleh jajaran Forkopimda.
Sementara itu, Kasihumas Polres Wonogiri AKP Anom Prabowo mewakili Kapolres Wonogiri, Wahyu Sulistyo, menegaskan bahwa keterlibatan Polri dalam TMMD merupakan bagian dari dukungan terhadap pembangunan nasional berbasis desa.
“Polri siap bersinergi dengan TNI dan pemerintah daerah untuk mendukung percepatan pembangunan sekaligus menjaga stabilitas kamtibmas selama kegiatan berlangsung,” ujarnya.
Program TMMD Sengkuyung Tahap II ini dijadwalkan berlangsung selama 30 hari, mulai 22 April hingga 21 Mei 2026. Melalui program ini, diharapkan kesejahteraan masyarakat meningkat sekaligus memperkuat kemanunggalan antara TNI dan rakyat di wilayah pedesaan. (@Yudi S/Koreponden wonogiri)







