IndonesiaBuzz: Madiun, 25 Januari 2024 – Tim Monitoring dan Evaluasi (Monev) dari Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Jawa Timur telah melaksanakan kegiatan Monev di Lapas Pemuda Kelas IIA Madiun, Kanwil Kemenkumham Jawa Timur, Rabu (25/1/2024).
Kedatangan Tim Monev disambut dengan hangat oleh Kalapas, Ardian Nova Christiawan, beserta jajaran pejabat Lapas, termasuk Kasi Binadik, Kepala KPLP, Kasi Adm Kamtib, Kasubsi Bimkemaswat, dan Kasubsi Registrasi. Rombongan kemudian melakukan penilaian menyeluruh terhadap berbagai aspek kinerja Lapas Pemuda Madiun, melibatkan evaluasi tingkat keamanan, pelaksanaan program rehabilitasi, kondisi tahanan, dan dukungan teknologi informasi.
Lapas Pemuda Madiun pada kesempatan tersebut meraih apresiasi sebagai Zona Integritas Wilayah Bebas Korupsi (WBK), menegaskan komitmen mereka dalam menjaga integritas dan kualitas pelayanan. Lapas ini terus berupaya meningkatkan kinerjanya demi memberikan pelayanan terbaik kepada Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) dan masyarakat umum.
Salah satu inisiatif unggulan Lapas Pemuda Madiun adalah program pembinaan kepribadian dan kemandirian yang diterapkan untuk seluruh WBP. Program ini bertujuan untuk mengurangi tingkat risiko pelanggaran hukum setelah para narapidana kembali ke masyarakat. Upaya ini sejalan dengan komitmen Lapas untuk memberikan dampak positif pada para WBP.
Kalapas Pemuda Madiun, Ardian Nova Christiawan, diapresiasi atas perubahan positif yang berhasil dicapainya di Lapas tersebut. Dalam usahanya meminimalisir penyelundupan barang terlarang dan memaksimalkan program pembinaan kepribadian, Ardian mampu menciptakan lingkungan yang lebih aman dan kondusif di Lapas.
Ardian menyambut baik kegiatan Monev oleh Tim Kanwil Jatim dan menyatakan keterbukaannya untuk melakukan perbaikan sesuai rekomendasi yang diberikan. Ia berharap hasil Monev ini dapat menjadi pedoman bagi langkah-langkah yang perlu diambil guna terus meningkatkan keamanan dan ketertiban di Lapas Pemuda Kelas IIA Madiun.
“Kami berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan terbaik dan menciptakan lingkungan yang positif bagi narapidana serta petugas keamanan,” tambah Ardian.
Hasil Monev ini memberikan gambaran positif mengenai kinerja Lapas Pemuda Madiun, memperkuat citra Lapas sebagai lembaga yang berintegritas dan berperan aktif dalam upaya rehabilitasi sosial narapidana. (Hms/Red)







