IndonesiaBuzz: Boyolali, 14 Februari 2026 – Seorang sopir truk boks ditemukan meninggal dunia di dalam kendaraannya yang terparkir di tepi Jalan Raya Semarang-Solo, wilayah Ampel, Kabupaten Boyolali, Jumat (13/2/26). Korban diketahui bernama Mudjari (68), warga Putat Kidul, Gondanglegi, Kabupaten Malang.
Kapolsek Ampel IPTU Edhy Nugroho membenarkan peristiwa tersebut. Menurutnya, korban semula diduga sedang beristirahat di dalam truk sebelum akhirnya diketahui telah meninggal dunia.
“Iya, korban sopir truk boks bernama Mudjari (68). Awalnya korban dikira tidur oleh warga. Saat dibangunkan tidak ada respons, lalu dilaporkan ke Polsek Ampel,” ujar Edhy.
Korban ditemukan sekitar pukul 10.00 WIB di dalam truk boks warna hijau bernomor polisi L 9679 CI. Kendaraan itu terparkir di depan SPBU Tanduk, Ampel, sisi timur jalan.
Berdasarkan keterangan saksi pegawai SPBU, truk tersebut sudah berada di lokasi sejak Kamis (12/2/26) sekitar pukul 17.00 WIB. Saat itu, korban terlihat berada di balik kemudi dengan posisi bersandar, diduga sedang beristirahat.
Saksi tidak menaruh curiga karena mengira korban tengah tidur. Namun, keesokan harinya sekitar pukul 10.00 WIB, posisi korban diketahui tidak berubah.
“Karena curiga, saksi mencoba membangunkan, tetapi tidak ada respons. Saat dicek lebih dekat, tubuh korban sudah dalam kondisi dingin,” jelas Kapolsek.
Peristiwa itu kemudian dilaporkan ke pihak kepolisian. Petugas Polsek Ampel segera mendatangi lokasi dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Jenazah korban dievakuasi ke RSUD Pandanarang untuk pemeriksaan medis lebih lanjut.
Dari hasil pemeriksaan awal, polisi tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban maupun indikasi tindak pidana. Seluruh barang milik korban juga dilaporkan dalam keadaan utuh.
“Dari hasil pemeriksaan tidak ada tanda kekerasan. Korban diduga meninggal dunia karena sakit dan kelelahan,” tegas IPTU Edhy Nugroho.
Petugas juga menemukan sejumlah koyo yang menempel di tubuh korban, yakni tiga lembar di punggung kanan serta koyo cabai berwarna hijau di bagian dada tengah. Temuan tersebut menguatkan dugaan bahwa korban sebelumnya mengalami gangguan kesehatan.
Peristiwa ini menjadi pengingat akan tingginya risiko kelelahan yang dihadapi para pengemudi angkutan jarak jauh. Aparat mengimbau para sopir untuk memperhatikan kondisi fisik dan beristirahat cukup guna mencegah kejadian serupa. (Bagas Andriana /Koresponden Boyolali)







