IndonesiaBuzz: Solo, 23 Juni 2025 – Wali Kota Solo, Respati Ardi, melanjutkan agenda kunjungan kerja ke Tiongkok dengan menyambangi Xi’an Vocational University of Automobile pada Jumat, 20 Juni 2025. Dalam kunjungan tersebut, Respati membahas peluang kerja sama pendidikan vokasi antara Solo dan Xi’an.
Berdasarkan siaran pers yang diterima pada Minggu, 22 Juni 2025, Respati berdiskusi dengan Wakil Rektor Eksekutif Xi’an Vocational University of Automobile, Lei Yaping, beserta jajaran pimpinan unit bidang energi dan kecerdasan buatan. Pertemuan digelar di ruang rapat Gedung San Sheng.
Dalam pertemuan bilateral tersebut, kedua pihak sepakat membangun sistem pelatihan talenta Kendaraan Energi Baru (New Energy Vehicle/NEV) berstandar internasional. Kolaborasi akan dilakukan dalam bentuk kemitraan antara Xi’an Vocational University of Automobile dan Solo Technopark guna mengintegrasikan dunia pendidikan dan industri.
“Sekolah vokasi ini harapan ke depan. Kota Solo juga bersiap menjadi mitra resmi Xi’an Vocational University of Automobile. Besar harapan industri kami bisa berkembang bersama dengan memanfaatkan momentum kedekatan kedua negara,” kata Respati.
Dalam lawatan tersebut, Respati didampingi oleh Kepala Dinas Pendidikan Kota Solo, Dian Rineta, serta Kepala SMK Warga Kota Solo, Sarjoko. Mereka menyatakan komitmen untuk mengembangkan platform jangka panjang yang mencakup pertukaran kurikulum, pengajar, hingga mobilitas siswa lintas negara, khususnya dalam bidang kendaraan listrik.
Selain itu, Respati juga menekankan pentingnya penguatan diplomasi budaya dan pariwisata antara Solo dan Xi’an yang berstatus kota kembar (sister city).
“Kita siap mengembangkan program percontohan dwibahasa Tiongkok–Indonesia guna meningkatkan komunikasi teknis lintas budaya,” ujarnya.
Setelah pertemuan, rombongan dari Solo meninjau sejumlah fasilitas kampus, termasuk pusat pelatihan kerja, arena balap F3, dan perpustakaan universitas.
Lawatan lima hari ke Tiongkok ini dimanfaatkan Pemkot Solo untuk menjajaki peluang kerja sama pendidikan vokasi, membuka jalur magang dan praktik industri, membentuk program sister school, serta memperkuat eksplorasi teknologi dan inovasi pendidikan.







