IndonesiaBuzz: Spiritualitas dan self healing – Generasi Z kini dihadapkan pada tekanan hidup yang kian kompleks. Tugas akademik yang menumpuk, persaingan dunia kerja yang ketat, ditambah paparan media sosial tanpa henti, membuat banyak anak muda merasa lelah, cemas, bahkan kehilangan arah.
Fenomena ini melahirkan tren self-healing yang tak lagi dipandang sebagai sekadar hiburan atau pelarian sesaat. Bagi sebagian Gen Z, self-healing menjadi jalan baru menuju spiritualitas, sebuah ruang untuk menemukan makna hidup, mengenali diri, dan merawat ketenangan batin.
Bentuk self-healing yang mereka pilih pun beragam. Ada yang menekuni meditasi, yoga, atau journaling untuk melatih kesadaran diri. Sebagian lainnya mengikuti retreat spiritual, melakukan digital detox lewat staycation, atau menjelajah alam mulai dari pantai, gunung, hingga hutan kota. Suasana tenang dan udara segar dianggap membantu pikiran lebih jernih, jauh dari distraksi kehidupan digital.
Psikolog menilai tren ini sejalan dengan kebutuhan generasi muda untuk menjaga kesehatan mental sekaligus mencari identitas diri. Di tengah dunia yang bergerak cepat, self-healing memberi ruang hening untuk refleksi dan pemulihan. Bagi Gen Z, inilah cara baru merawat jiwa, sebuah spiritualitas yang lahir dari kesadaran akan rapuhnya manusia di tengah tekanan modern.







