Thursday, October 1, 2026
POJOK MILENIAL
Indonesiabuzz.com
  • Terbaru
  • Terpopuler
  • Topik Pilihan
No Result
View All Result
Indonesiabuzz.com
No Result
View All Result
Home Humaniora Historia

Salakanagara: Misteri Kerajaan Tertua di Nusantara, Leluhur Suku Sunda?

by Redaksi IndonesiaBuzz
December 29, 2023
Reading Time: 3 mins read
Salakanagara: Misteri Kerajaan Tertua di Nusantara, Leluhur Suku Sunda?

(Ilustrasi: IndonesiaBuzz)

IndonesiaBuzz: Historia – Salakanagara, sebuah nama yang turut menghiasi sejarah kerajaan-kerajaan di Nusantara, khususnya di Pulau Jawa. Diyakini sebagai salah satu kerajaan tertua, keberadaannya kekuasaannya meliputi wilayah Banten dan sebagian Jawa Barat saat ini. Namun, kabut misteri masih mengitari akar sejarahnya, menyisakan pertanyaan tanpa jawaban yang pasti.

Salakanagara: Jejak Misterius di Tanah Jawa

Diyakini berdiri sejak abad ke-2 Masehi, Salakanagara menancapkan akarnya dan berkuasa selama lebih dari dua abad. Kekuasaannya menjalar, merentang dari masa ke masa, menciptakan jejak yang sulit untuk dilacak. Namun, misteri terbesar terletak pada ketidakpastian akan keberadaannya.

Tidak ada prasasti, candi, artefak, atau peninggalan lain yang dapat dikaitkan dengan Salakanagara. Bahkan, lokasi pasti berdirinya kerajaan ini juga belum diketahui hingga saat ini. Ada yang mengatakan bahwa Salakanagara berada di Teluk Lada, Pandeglang, ada yang meyakini di Teluk Cisadane, Tangerang, ada juga yang percaya di Teluk Banten, Serang.

BeritaTerkait

Kraton Surakarta Gelar Kirab Malam Selikuran, Padukan Ritual, Budaya, dan Syiar Islam

Sadranan Kajoran Jadi Simbol Sinergi Warga dan Karaton Surakarta

Hanya ada sejumlah catatan sejarah dan cerita rakyat yang menyebutkan tentang Salakanagara sebagai cikal bakal suku Sunda dan leluhur dari beberapa kerajaan lain di Jawa Barat.

Naskah Wangsakerta: Pintu Gerbang Sejarah Salakanagara?

Salakanagara mengemuka dalam Naskah Wangsakerta, karya sastra yang menyimpan potret sejarah Nusantara. Pangeran Arya Carbon atau Pangeran Wangsakerta dari Cirebon merangkum sejarah kerajaan-kerajaan, termasuk Salakanagara, dalam karya ini pada tahun 1599 Saka atau 1677 Masehi.

Menurut naskah ini, Salakanagara didirikan oleh Dewawarman, seorang bangsawan India yang menjelajah ke Jawa bersama pengikutnya. Dewawarman menikahi putri Aki Tirem, pemimpin daerah di Teluk Lada, Pandeglang. Dengan gelar Prabu Darmalokapala Aji Raksa Gapura Sagara, Dewawarman memerintah selama 38 tahun, dari tahun 130-168 Masehi.

Penerusnya terus memimpin, hingga Dewawarman VIII menjadi raja terakhir Salakanagara, memerintah dari tahun 322-362 Masehi. Setelah itu, Salakanagara melebur di bawah naungan Tarumanegara.

Cerita Rakyat: Jalinan Mitos dan Realitas

Cerita rakyat turut memberikan warna pada sejarah Salakanagara. Sanghyang Tapak, dianggap leluhur Suku Sunda, adalah putra Dewawarman VIII. Konflik antara Salakanagara dan Tarumanegara memaksa Sanghyang Tapak bersama ibunya, Dewi Sinta, melarikan diri ke Gunung Salak, Bogor. Di sinilah ia menemui Nyi Rara Santang, putri Raja Siliwangi dari Pajajaran. Perkawinan mereka melahirkan tiga anak, pendiri kerajaan baru di Jawa Barat: Galuh, Sunda, dan Kediri.

Cerita tentang Ciung Wanara, pahlawan yang membebaskan Sunda dari Galuh, juga menyiratkan kisah Salakanagara. Ciung Wanara, putra Prabu Jayaperkosa dan Nyi Subang Larang, lahir di Galuh namun dibuang dan dibesarkan di Teluk Lada. Dewasa, ia mengalahkan ayahnya, menyatukan Sunda dan Galuh, dan menjadi raja Sunda dengan gelar Prabu Haji Manarah.

Misteri Salakanagara: Tantangan Bagi Sejarahwan dan Arkeolog

Misteri Salakanagara tetap menyelimuti, tak tersentuh oleh bukti fisik atau arkeologis yang pasti. Lokasi tepatnya menjadi pertanyaan tanpa jawaban. Teluk Lada, Pandeglang, Teluk Cisadane, Tangerang, atau Teluk Banten, Serang — semua diperkirakan sebagai lokasi keberadaan Salakanagara, namun tetap tanpa bukti yang mendukung.

Beberapa ahli telah mencoba mengurai misteri ini. Dr. Edi Sedyawati menemukan artefak di Teluk Lada pada 1974, menunjukkan hubungan perdagangan dengan India, Cina, dan Asia Tenggara. Namun, tak ada kaitan langsung dengan Salakanagara. Dr. Boechari menemukan prasasti di Teluk Cisadane pada 1979, tetapi tak satupun menyebutkan Salakanagara. Dr. Slamet Muljana meneliti Teluk Banten pada 1983, menemukan prasasti, namun tetap tak ada jejak Salakanagara.

Lalu, Apakah Salakanagara benar-benar eksis atau hanya mitos? Adakah bukti fisik yang mungkin telah hilang atau belum ditemukan? Sejauh mana kita dapat mengandalkan Naskah Wangsakerta sebagai sumber utama? Apakah Salakanagara benar-benar leluhur Suku Sunda, atau hanya klaim tanpa dasar?

Hingga kini, Salakanagara tetap menjadi cerita sejarah yang memikat, sambil menyimpan misteri yang menantang peneliti masa depan. Meskipun bukti fisik masih belum terungkap, kerajaan ini tetap menginspirasi para sejarahwan dan arkeolog untuk terus menggali rahasia yang terkunci di tanah Jawa. @indonesiabuzz

Tags: HistoriaMisteriSalakanagarasejarahSunda
Share229SendScan

Trending

Auto Draft
News

Stok Beras Madiun Dipantau, Satgas Pangan Temukan 50 Ton Beras di Penggilingan

3 hours ago
Bupati Madiun Ingatkan Pelajar: Cerdas Akademik Harus Dibarengi Adab dan Toleransi
News

Bupati Madiun Ingatkan Pelajar: Cerdas Akademik Harus Dibarengi Adab dan Toleransi

4 hours ago
Hadapi Ancaman Kekeringan, Pemkab Madiun Percepat Tanam Padi Serempak
News

Hadapi Ancaman Kekeringan, Pemkab Madiun Percepat Tanam Padi Serempak

4 hours ago
KAI Daop 7 Madiun Gandeng Kejari Ponorogo Tangani Masalah Hukum
News

KAI Daop 7 Madiun Gandeng Kejari Ponorogo Tangani Masalah Hukum

6 hours ago
Tiga Anggota DPRD Jatim Diamankan dalam Penggerebekan Dugaan Pesta Narkoba di Hotel Surabaya
News

Tiga Anggota DPRD Jatim Diamankan dalam Penggerebekan Dugaan Pesta Narkoba di Hotel Surabaya

9 hours ago
Indonesiabuzz.com

TERBARU

Auto Draft

Stok Beras Madiun Dipantau, Satgas Pangan Temukan 50 Ton Beras di Penggilingan

September 30, 2026
Bupati Madiun Ingatkan Pelajar: Cerdas Akademik Harus Dibarengi Adab dan Toleransi

Bupati Madiun Ingatkan Pelajar: Cerdas Akademik Harus Dibarengi Adab dan Toleransi

September 30, 2026

TERPOPULER

KPK Sita Sawah 1.938 Meter Persegi di Ngawi, Pasang Papan Penyitaan

DPRD Ngawi Turun Lapangan di Tiga Pilar Cup 2026, Tekankan Dukungan untuk Persinga

350 Prajurit Yon Armed 12 Kostrad Pulang dari Pamtas RI-RDTL

Bawa Sajam dan Diduga Aniaya Ibu, Pria di Ngawi Dievakuasi Satpol PP

  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Hubungi Kami
  • Sitemap

Copyright © 2022-2023, IndonesiaBuzz.com. All rights reserved.

No Result
View All Result
  • Home
  • Buzz
  • Halo Indonesia
  • News
    • Ekonomi & Bisnis
    • Hukum & Kriminal
    • Politik & Pemerintahan
    • Sosial Kemasyarakatan
  • Tokoh
  • Entertainment
    • Hiburan
    • Selebritis
  • Humaniora
    • Budaya
    • Historia
    • Sastra
    • Inspirasi
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Finansial
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Otomotif
    • Relationship
    • Sport
    • Teknologi
    • Wanita
  • Sudut Pandang
    • Celoteh
    • Kata Pakar
    • Opini
  • Travel & Staycation
  • Pojok Milenial
  • Foto

Copyright © 2022-2023, IndonesiaBuzz.com. All rights reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In