IndonesiaBuzz: Karanganyar, 29 Juni 2025 – Pemerintah Desa (Pemdes) Kemuning bersama Pemdes Segoro Gunung, Kecamatan Ngargoyoso, Kabupaten Karanganyar, berencana memasang jaring pengaman di sejumlah titik rawan di jalur wisata Paralayang-Kemuning. Pemasangan ini sebagai langkah antisipasi pasca terjadinya kecelakaan maut pada Senin (23/6/2025) yang menewaskan tiga orang.
Penjabat (Pj) Kepala Desa Kemuning, Agus Harjono, menyampaikan bahwa koordinasi dengan Pemdes Segoro Gunung telah dilakukan. Jalur Paralayang-Kemuning memang melintasi kedua desa tersebut sehingga diperlukan sinergi untuk menjamin keselamatan para pengguna jalan, terutama wisatawan.
“Jalannya memang cukup ekstrem, turunan tajam. Jadi perlu dipasang jaring-jaring pengaman di titik-titik rawan ini untuk mencegah kecelakaan akibat rem blong,” ujar Agus, Sabtu (28/6/2025).
Agus menegaskan bahwa langkah ini bersifat mendesak menyusul peristiwa nahas yang menimpa sebuah sepeda motor Honda Beat bernomor polisi T 6529 RH, yang dikendarai tiga orang. Kendaraan tersebut hilang kendali diduga akibat rem blong dan menabrak pohon mangga di pekarangan rumah warga. Insiden yang terjadi sekitar pukul 11.30 WIB itu menyebabkan seluruh penumpang—dua perempuan dewasa dan seorang anak—meninggal dunia di tempat.
“Kami sampaikan duka cita mendalam kepada keluarga korban. Semoga kejadian serupa tidak terulang lagi,” tambahnya.
Agus juga mengungkapkan bahwa sebelumnya sudah ada beberapa insiden rem blong di jalur tersebut, terutama dialami pengendara sepeda motor matic. Namun, insiden sebelumnya tidak sampai menelan korban jiwa. Kecelakaan yang terjadi awal pekan ini merupakan yang pertama dengan korban meninggal di jalur tersebut.
Pemasangan jaring pengaman direncanakan dilakukan dalam waktu dekat, dengan prioritas di lokasi turunan paling tajam di sepanjang jalur Paralayang-Kemuning, yang dikenal sebagai salah satu akses favorit wisatawan ke kawasan wisata alam tersebut.







