IndoneiaBuzz: Ngawi, 16 Maret 2026 – Ratusan warga di Desa Munggut, Kecamatan Padas, Kabupaten Ngawi, berdesak-desakan saat pembagian sembako gratis yang digelar oleh pasangan pengusaha muda setempat, Senin (16/3/26). Antusiasme warga yang tinggi membuat panitia kewalahan mengatur jalannya pembagian bantuan tersebut.
Kegiatan sosial yang berlangsung sepekan menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah itu menyediakan ratusan paket sembako berisi beras, telur, dan minyak goreng. Paket-paket tersebut awalnya disusun di atas sebuah truk sebelum kemudian dibagikan kepada masyarakat.
Namun saat pembagian dimulai, ratusan warga yang sebagian besar didominasi kaum ibu langsung mendekat dan berebut mendapatkan paket sembako. Kondisi tersebut membuat panitia kesulitan mengatur antrean.
Salah satu penggagas kegiatan, Putri, mengatakan pembagian sembako gratis tersebut merupakan bentuk rasa syukur atas rezeki yang diperoleh keluarganya, sekaligus upaya berbagi kepada masyarakat pada bulan suci Ramadan.
“Alhamdulillah rezekinya banyak, jadi bisa berbagi dengan masyarakat. Kami membagikan sekitar 500 paket beras masing-masing tiga kilogram, ditambah telur dan minyak goreng,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa bantuan tersebut sebenarnya diperuntukkan khusus bagi warga Desa Munggut. Namun karena lokasi pembagian berada di tepi Jalan Raya Ngawi-Caruban, sejumlah pengguna jalan turut berhenti dan ikut mengantre sehingga jumlah penerima menjadi lebih banyak dari perkiraan.
“Kami sebenarnya memprioritaskan warga Munggut, tetapi karena lokasinya di pinggir jalan banyak juga yang mampir,” katanya.
Panitia kegiatan mengaku sempat kewalahan menghadapi antusiasme warga yang datang secara bersamaan. Situasi tersebut terjadi karena sebelumnya mereka belum pernah menggelar kegiatan serupa dengan jumlah peserta yang begitu besar.
“Iya cukup kesulitan karena sebelumnya belum pernah seperti ini. Banyak warga yang langsung meminta didahulukan sehingga kami sempat kebingungan mengaturnya,” ujar salah satu panitia.
Meski harus berdesakan, warga mengaku bersyukur bisa mendapatkan bantuan sembako tersebut. Salah satunya Damiran, warga setempat yang datang sambil menggendong anaknya.
“Tadi memang sempat desak-desakan, tapi alhamdulillah saya bisa mendapatkan beras dari Mas Gilang. Bantuan ini akan saya gunakan untuk memasak saat Lebaran nanti,” katanya.
Terlepas dari kerumunan yang sempat terjadi, kegiatan berbagi sembako tersebut dinilai membawa manfaat bagi masyarakat sekaligus menjadi bentuk kepedulian sosial di tengah momentum Ramadan menjelang Idul Fitri. (Esaputra /Koresponden Ngawi)







