IndonesiaBuzz: Semarang, 14 Juli 2025 – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah resmi meluncurkan program promo tarif Bus Rapid Transit (BRT) Trans Jateng dengan tarif istimewa hanya Rp1.000 bagi penumpang yang membayar secara nontunai menggunakan QRIS. Program ini berlaku mulai 13 Juli hingga 30 September 2025, termasuk untuk rute-rute yang melayani wilayah Soloraya.
Kepala Dinas Perhubungan Jawa Tengah, Arief Djatmiko, menjelaskan bahwa inisiatif ini merupakan hasil kolaborasi antara Pemprov Jateng dan Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah. Tujuannya, kata Arief, adalah untuk mendukung perhelatan Soloraya Great Sale, menyambut Hari Ulang Tahun ke-80 Provinsi Jawa Tengah, sekaligus memperingati Hari Perhubungan Nasional Tingkat Provinsi Jawa Tengah.
“Promo ini ditujukan bagi seluruh pengguna BRT Trans Jateng yang bertransaksi menggunakan QRIS. Kami ingin menghadirkan layanan transportasi yang lebih mudah, terjangkau, dan modern bagi masyarakat,” ungkap Arief dalam keterangan video yang diunggah melalui akun Instagram Balai Transportasi Jawa Tengah.
Lebih dari sekadar tarif murah, Arief menegaskan, promo ini juga menjadi sarana untuk mendorong masyarakat membiasakan diri melakukan transaksi nontunai, sekaligus meningkatkan akuntabilitas dan efisiensi dalam sistem transportasi publik.
“Dengan QRIS, kita harapkan pergerakan ekonomi makin tinggi. Masyarakat Jawa Tengah semakin sejahtera karena konektivitas meningkat dan mobilitas jadi lebih efisien,” imbuhnya.
Sementara itu, Wali Kota Surakarta Respati Ardi menilai kebijakan ini sangat sejalan dengan semangat Soloraya Great Sale 2025, yang digelar sebagai bentuk sinergi antar wilayah di eks Karesidenan Surakarta. Program diskon besar-besaran selama sebulan penuh ini melibatkan sektor ritel, pariwisata, jasa, kuliner, hingga ekonomi kreatif di tujuh kota/kabupaten.
“Ini upaya kami memicu belanja masyarakat. Karena data dari OJK dan Bank Indonesia menunjukkan, simpanan masyarakat Solo di bank baik tabungan maupun deposito mencapai Rp27 triliun. Artinya, potensi ekonomi kita luar biasa, tinggal bagaimana kita menggerakkannya,” ujar Respati dalam keterangan tertulis.







