IndonesiaBuzz: Cebu, 7 Mei 2026 – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan pentingnya penguatan kolaborasi kawasan dalam menghadapi dinamika dan tantangan global saat menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Khusus Brunei Darussalam-Indonesia-Malaysia-Philippines East ASEAN Growth Area (BIMP-EAGA) di Cebu, Filipina, Kamis (7/5/26).
Dalam keterangan resmi Sekretariat Presiden di Jakarta, Kepala Negara menyoroti urgensi kerja sama yang lebih adaptif dan berdampak, khususnya pada sektor ketahanan energi dan pangan yang menjadi isu strategis kawasan.
Mengawali sambutannya, Presiden Prabowo menyampaikan apresiasi kepada Presiden Filipina Ferdinand Marcos Jr. atas sambutan hangat sekaligus kepemimpinannya dalam forum regional tersebut.
Presiden menilai, penyelenggaraan KTT Khusus BIMP-EAGA berlangsung pada momentum yang krusial di tengah meningkatnya ketidakpastian global. Ia menegaskan bahwa kondisi tersebut menuntut negara-negara anggota untuk memperkuat solidaritas dan kerja sama yang lebih efektif.
“KTT Khusus ini hadir di saat yang sangat genting. Tantangan yang kita hadapi menuntut kolaborasi yang lebih erat dan efektif di antara kita,” ujar Presiden Prabowo.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa BIMP-EAGA harus terus berkembang agar mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat di kawasan. Menurutnya, kerja sama subkawasan tersebut perlu bersifat lebih adaptif, responsif, dan relevan terhadap perubahan global yang cepat.
“Dengan semangat itu, BIMP-EAGA harus terus berkembang. BIMP-EAGA harus lebih adaptif, lebih berdampak dan lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat kita,” tegasnya.
Presiden Prabowo juga menyoroti bahwa prioritas utama negara-negara anggota saat ini adalah memastikan perlindungan terhadap keselamatan serta kesejahteraan masyarakat. Ia menyebut bahwa visi BIMP-EAGA 2035 telah memberikan arah yang jelas, namun implementasi menjadi kunci utama keberhasilan.
“Prioritas kita jelas, melindungi keselamatan dan mata pencaharian rakyat kita. Visi BIMP-EAGA 2035 telah memberi kita arah yang jelas. Sekarang tugasnya adalah mewujudkannya,” ucapnya.
Di akhir pernyataannya, Presiden Prabowo menegaskan bahwa solidaritas dan kerja sama kawasan menjadi fondasi penting agar ASEAN tetap tangguh dalam menghadapi kompleksitas tantangan global yang terus berkembang. @yudi







