IndonesiaBuzz : Madiun, 21 September 2025 – Polres Madiun Polda Jatim terus menggencarkan sosialisasi pencegahan kenakalan remaja, baik di sekolah maupun di tengah masyarakat.
Salah satunya dilaksanakan Kapolsek Geger, Polres Madiun, AKP Hafiz Prasetia Akbar di Balai Desa Purworejo, Sabtu (20/9/2025).
Dalam kegiatan tersebut, AKP Hafiz bekerja sama dengan aparat desa untuk mengumpulkan para orang tua dan remaja.
Mereka diberikan wawasan agar generasi muda tidak terjerumus dalam perilaku menyimpang.Kapolsek Geger menjelaskan bahwa perilaku remaja kerap disalahartikan sebagai kenakalan.
Padahal, secara ilmiah otak mereka masih dalam tahap perkembangan.
“Pada masa remaja, bagian otak yang mengejar sensasi dan pujian lebih cepat ‘menyala’, sementara pusat kontrol diri masih berkembang. Karena itu rangsangan emosional yang positif dan struktur di rumah sangat menentukan,” ujar AKP Hafiz.
Ia mengajak pemuda untuk membangun kebiasaan baik di lingkungan yang positif.
Sementara itu, orang tua diminta menghadirkan aturan yang jelas tanpa kekerasan serta menjadi teladan dalam kehidupan anak.
“Jika orang tua seharian memegang ponsel, jangan berharap anak gemar membaca. Jika orang tua terbiasa menonton TV sampai larut, jangan berharap anak menyukai matematika,” tegas Kapolsek Geger.
Menurutnya, peran pemerintah desa, PKK, tokoh agama, pelatih silat, guru, dan komunitas pemuda sangat penting sebagai figur panutan yang konsisten serta peduli dalam kehidupan anak.
“Bimbingan orang tua, keluarga, dan lingkungan sekitar sangat berpengaruh terhadap pola berpikir dan tumbuh kembang anak untuk menjadi lebih baik dan positif,” pungkasnya.







