IndonesiaBuzz: Pati, 10 Juni 2024 – Polisi menetapkan satu tersangka baru dalam kasus pengeroyokan bos rental mobil asal Jakarta berinisial BH di Pati, Jawa Tengah. Hingga saat ini, total tersangka dalam kasus ini berjumlah tiga orang.
“Salah satu perkembangannya kita tetapkan tiga tersangka,” kata Kasi Humas Polresta Pati Ipda Muji Sutrisna pada Minggu (9/6/2024).
Meski begitu, Muji belum membeberkan identitas tersangka baru tersebut. Penyidik masih terus melakukan pengembangan kasus dan mengumpulkan bukti tambahan, termasuk video original untuk mengidentifikasi wajah para pelaku.
“Kita masih mengumpulkan video original terkait dengan identifikasi muka, karena kebetulan orang yang kita duga (terlibat), itu banyak meninggalkan tempat (setelah kejadian),” ujar Muji.
Sebelumnya, polisi telah menetapkan dua orang sebagai tersangka dalam kasus pengeroyokan terhadap rombongan pemilik rental mobil asal Jakarta. Kedua tersangka tersebut adalah EN (51) dan BC (37), warga Desa Sumbersuko, Kecamatan Sukolilo. Keduanya dijerat Pasal 170 KUHP dengan ancaman hukuman penjara maksimal 12 tahun.
Aksi pengeroyokan ini bermula saat bos rental mobil asal Jakarta berinisial BH (52) bersama tiga rekannya SH (28), KB (54), dan AS (37) mencari mobil rental yang hilang. Berdasarkan penelusuran GPS, mobil tersebut diketahui berada di wilayah Sukolilo, Pati, Jawa Tengah. Mereka kemudian berangkat ke lokasi untuk mengambil mobil dengan menggunakan kunci cadangan.
Namun, upaya mereka mengambil mobil justru disalahpahami oleh warga setempat yang mengira BH dan ketiga orang lainnya sebagai maling. Warga yang melihat kejadian tersebut berteriak hingga massa berdatangan dan mengeroyok keempat orang tersebut hingga babak belur. Selain itu, mobil yang mereka gunakan untuk datang dari Jakarta ke Pati juga dibakar massa.
Polisi yang menerima laporan segera turun ke lokasi kejadian untuk mengevakuasi korban dan membawa mereka ke rumah sakit. Namun, pada malam harinya, BH dinyatakan meninggal dunia akibat luka-luka yang dideritanya.
Kasus pengeroyokan ini masih dalam penyelidikan lebih lanjut oleh pihak kepolisian, yang berupaya mengidentifikasi dan menangkap semua pelaku yang terlibat dalam kejadian tragis ini.







