IndonesiaBuzz: Wonogiri, 23 Juli 2025 – Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Wonogiri bekerja sama dengan Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Wonogiri menyelenggarakan pelatihan digital marketing bagi pelaku Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K) PKK, pengurus, dan kader PKK. Pelatihan ini digelar secara virtual Senin 21 Juli – Selasa 22 Juli melalui Zoom dan dilanjutkan secara tatap muka Rabu 23 Juli – Kamis 24 Juli di Gedung Balai Latihan Kerja (BLK) Ngadirojo.
Ketua TP PKK Kabupaten Wonogiri, Sri Rahayuningsih Setyo Sukarno atau yang akrab disapa Bu Yayuk, menyampaikan bahwa pelatihan ini digelar sebagai respon atas kendala pemasaran yang masih dihadapi para pelaku UP2K.
“Berdasarkan evaluasi terhadap UP2K yang ada di Wonogiri, permasalahan mereka ini adalah terkait pemasaran produk. Di era digital ini pemasaran produk tidak lagi konvensional. Nah, kita berupaya membantu lewat kegiatan digital marketing ini supaya membuka peluang bagi pelaku UMKM dan pengelola UP2K meningkatkan penjualan,” ungkapnya saat memberikan arahan, Rabu (23/7/25).
Dalam pelatihan ini, para peserta dibekali berbagai materi mulai dari perencanaan bisnis, teknik fotografi produk, hingga dasar-dasar desain grafis. Selain itu, peserta juga belajar membuat konten promosi yang menarik, desain produk, video promosi, serta teknik memasarkan produk melalui berbagai platform media sosial.
Bu Yayuk menambahkan, kemampuan digital marketing menjadi semakin penting seiring pesatnya perkembangan teknologi informasi. “Pelatihan ini sangat relevan dengan perkembangan zaman. Pemasaran produk secara online menjadi keahlian yang sangat dibutuhkan oleh para pelaku usaha kecil,” ujarnya.
Program UP2K sendiri merupakan salah satu program unggulan Pokja II PKK yang bertujuan meningkatkan pendapatan, pemberdayaan, dan kesejahteraan keluarga melalui usaha ekonomi produktif dengan memanfaatkan potensi lokal dan sumber daya yang tersedia di masing-masing wilayah.
Melalui pelatihan ini, diharapkan para pelaku UP2K dapat memperluas jangkauan pemasaran produk mereka, meningkatkan daya saing, dan akhirnya berkontribusi pada kesejahteraan keluarga serta perekonomian daerah.(Yudi S/Koresponden Wonogiri)







