IndonesiaBuzz: Ungaran, 25 Oktober 2023 – Di tengah krisis global akibat pandemi Covid-19, ada secercah harapan yang muncul dari Kabupaten Semarang. Sebuah asosiasi petani vanili berhasil mengirimkan produknya ke negeri Paman Sam dengan nilai fantastis.
Astaniva, singkatan dari Asosiasi Petani Vanili Kabupaten Semarang, mengekspor 12 ton ekstrak vanili kering senilai Rp1,2 miliar ke Amerika Serikat (AS). Ini merupakan prestasi yang luar biasa bagi para petani vanili yang selama ini berjuang untuk mempertahankan kualitas komoditas mereka.
“Kami sangat bangga dan bersyukur bisa menembus pasar Amerika Serikat. Ini bukti bahwa vanili Semarang memiliki mutu yang tinggi dan diminati oleh dunia,” ujar Susvijaryanto, ketua Astaniva.
Pelepasan ekspor vanili ini dilakukan oleh Bupati Semarang, Ngesti Nugraha, di halaman rumah dinas bupati pada Selasa (24/10/2023) pagi. Ia mengucapkan selamat dan apresiasi kepada para petani vanili yang telah membawa nama baik Kabupaten Semarang.
“Kami terus berkomitmen untuk meningkatkan mutu pertanian di Kabupaten Semarang. Selain vanili, kami juga sudah mengekspor aneka jenis sayuran seperti kol, kubis, dan sawi dari Bandungan,” kata Ngesti.
Astaniva merupakan asosiasi petani vanili yang berdiri sejak tahun 2020. Saat ini, Astaniva memiliki 26 anggota yang tersebar di tujuh kecamatan di Kabupaten Semarang. Mereka merawat 13.620 pohon vanili produktif yang mampu menghasilkan delapan ton vanili kering per tahun.
“Mutu komoditas kita sudah sesuai standar pasar Eropa dan Amerika. Kami menggunakan metode pertanian organik dan ramah lingkungan,” jelas Susvijaryanto.
Ia berharap, keberhasilan Astaniva ini bisa menjadi inspirasi bagi para petani vanili lainnya di Kabupaten Semarang. Ia mengajak mereka untuk bergabung dengan asosiasi dan membanjiri pasar vanili dunia.
“Tujuan kami adalah untuk memajukan pola pertanian yang dijalankan, sekaligus meningkatkan kesejahteraan para petani dengan merambah pasar ekspor. Kami yakin, vanili Semarang bisa bersaing dengan vanili dari negara-negara lain,” tutupnya.







