IndonesiaBuzz: Ngawi, 21 Oktober 2025 – Pesilat muda asal Ngawi, Mujadidi Faizha (17), kembali mengukir prestasi membanggakan di tingkat nasional. Remaja yang akrab disapa Dede itu sukses meraih medali emas cabang olahraga Pencak Silat pada ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) Beladiri 2025 di Kudus, Jawa Tengah.
Turun di kelas A putra (45–50 kg), Dede yang mewakili Provinsi Jawa Timur berhasil menumbangkan pesilat asal Sumatera Barat, Muhammad Farid, dengan skor meyakinkan 26–13 di laga final yang digelar Selasa (21/10/25) siang.
“Alhamdulillah, ini berkat doa orang tua dan keluarga. Saat final saya hanya fokus pada pertandingan, dan bersyukur bisa menang,” ujar Dede, pesilat binaan Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Ngawi, Pusat Madiun, saat dihubungi via telepon.
Remaja asal Desa Rejuno, Kecamatan Karangjati, itu mengaku akan terus berlatih agar bisa kembali berlaga di ajang PON mendatang. “Setelah dari Kudus, saya kembali ke Surabaya untuk latihan lagi. Semoga bisa tampil di PON berikutnya dan meraih hasil maksimal,” tambahnya.

Wakil Bupati Ngawi, Dwi Rianto Jatmiko, yang juga Ketua PSHT Cabang Ngawi, menyampaikan kebanggaannya atas capaian Dede.
“Bersyukur dan bangga atas perjuangan luar biasa Adimas Mujadidi. Ia satu-satunya peraih medali emas untuk Jawa Timur dari cabang pencak silat,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi konsistensi Dede yang sebelumnya sudah menorehkan berbagai prestasi di tingkat nasional dan internasional. “Mulai dari juara Kejurnas Pencak Silat Remaja hingga juara 1 di ajang internasional. Dede telah mengharumkan nama Ngawi dan SH Terate,” imbuhnya.
Diketahui, Mujadidi berangkat mewakili Jawa Timur bersama sembilan atlet lainnya. Dari ajang yang berlangsung lima hari itu, Jatim berhasil membawa pulang satu medali emas yang disumbangkan oleh Mujadidi Faizha. (Esaputra/Koresponden Ngawi)





