Thursday, September 17, 2026
POJOK MILENIAL
Indonesiabuzz.com
  • Terbaru
  • Terpopuler
  • Topik Pilihan
No Result
View All Result
Indonesiabuzz.com
No Result
View All Result
Home News

Pemprov Jateng Petakan Kerusakan Pascabanjir, Jalur Pantura Jadi Perhatian Utama

by Yudi
January 23, 2026
Reading Time: 3 mins read
Pemprov Jateng Petakan Kerusakan Pascabanjir, Jalur Pantura Jadi Perhatian Utama

Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, saat ditemui awak media seusai menerima kunjungan kerja spesifik Komisi VIII DPR RI di Kantor Gubernur Jawa Tengah, Kamis (22/1/26) Siang. (foto: dok. Pemprov Jateng/Istimewa)

IndonesiaBuzz: Semarang, 23 Januari 2026 – Di tengah penanganan banjir yang masih berlangsung di sejumlah wilayah, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mulai memetakan dampak pascabencana, termasuk menghitung kerusakan infrastruktur pada jalur Pantai Utara (Pantura) yang selama ini menjadi urat nadi perekonomian regional dan nasional.

Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen mengatakan, proses pendataan dan pemetaan kerusakan pascabanjir baru mulai dilakukan seiring masih berlangsungnya upaya penanganan darurat di beberapa daerah terdampak.

“Banjir di Jawa Tengah memang sampai saat ini belum selesai semuanya. Untuk penanganan pascabencana, kami baru mulai menghitung dan memetakan,” kata Taj Yasin usai menerima kunjungan kerja spesifik Komisi VIII DPR RI di Kantor Gubernur Jawa Tengah, Kamis (22/1/26).

Menurut Taj Yasin, jalur utama Pantura dari Kabupaten Rembang hingga Kota Semarang menjadi perhatian utama pemerintah daerah. Kerusakan tidak hanya terjadi pada ruas jalan nasional, tetapi juga pada jalan kabupaten dan provinsi, yang mengalami beban berat akibat tingginya intensitas kendaraan saat banjir melanda.

BeritaTerkait

Karhutla Lawu Utara Ngawi Padam, Sekitar 1 Hektare Hutan Terdampak

Istana Tegaskan Tak Intervensi Penyidikan KPK di ATR/BPN

“Kami sampaikan ke pemerintah pusat, jalur Pantura dari Rembang sampai Semarang itu belum kita hitung semuanya. Belum lagi dari Semarang ke arah barat,” ujarnya.

Pemprov Jawa Tengah, lanjutnya, tengah menyiapkan pengajuan anggaran untuk perbaikan infrastruktur, termasuk rencana pembangunan dan peninggian tanggul sebagai langkah pencegahan agar banjir tidak kembali terulang pada tahun tahun mendatang.

Di wilayah Pati, banjir dipicu oleh limpasan debit air sungai yang sangat tinggi. Kondisi tersebut, menurut Taj Yasin, menuntut solusi struktural berupa peninggian tanggul maupun normalisasi sungai.

“Kalau limpasan, berarti debit airnya tinggi. Ini artinya perlu peninggian tanggul atau normalisasi sungai,” katanya.

Tantangan penanganan banjir semakin kompleks karena bencana hidrometeorologi tersebut terjadi bersamaan dengan fenomena rob, sehingga proses pembuangan air ke laut menjadi lebih sulit.

Di Kota Pekalongan, Pemprov Jawa Tengah menilai pembangunan bendungan karet di Sungai Bremi sebagai kebutuhan mendesak meski membutuhkan anggaran yang tidak kecil. Rencana serupa juga disiapkan untuk wilayah hilir Kabupaten Pati sebagai bagian dari pengendalian banjir jangka menengah dan panjang.

Namun demikian, Taj Yasin menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur pengendali banjir harus dilakukan secara partisipatif dengan melibatkan masyarakat, khususnya nelayan yang aktivitasnya bergantung pada akses sungai dan laut.

“Kalau dipasang tanggul karet, kapal nelayan bisa tidak masuk. Ini tidak boleh langsung dipasang begitu saja, harus kita diskusikan dan libatkan masyarakat,” tegasnya.

Untuk mendukung penanganan darurat, Pemprov Jawa Tengah bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) telah melaksanakan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) di wilayah Pantura, termasuk Kabupaten Pati dan Pekalongan. OMC telah dilakukan sejak 15 Januari dan diperpanjang hingga 24 Januari 2026, sembari menunggu perkembangan cuaca dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

Sementara itu, Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Tengah Bergas Catursasi Penanggungan mengungkapkan, banjir masih terjadi di Kabupaten Pati, Kudus, dan Pekalongan dengan kerugian yang tidak sedikit.

Dalam situasi tersebut, BPBD menegaskan bahwa keselamatan warga tetap menjadi prioritas utama. Proses evakuasi terus dilakukan bersama TNI, Polri, dan relawan, dengan fokus pada kelompok rentan seperti lansia, anak anak, dan penyandang disabilitas.

“Pengungsian semua memakai bangunan fasilitas sosial dan fasilitas umum, seperti sekolah, masjid, dan aula. Pangan didukung Kemensos, Dinsos, PMI, Baznas, dan masyarakat,” kata Bergas.

Ia berharap ke depan pembangunan infrastruktur di Jawa Tengah benar benar dirancang tangguh terhadap bencana. Selain itu, masyarakat juga diimbau meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi cuaca ekstrem dengan memahami jalur dan lokasi evakuasi sejak dini.

“Kalau ada cuaca ekstrem, segera menginformasikan dan sudah punya rencana ke mana harus mengungsi. Supaya tidak gagap saat bencana datang,” pungkasnya. @yudi

Tags: banjir jawa tengahJalur Panturakerusakan infrastrukturpemetaan kerusakanPemprov Jatengpenanganan pascabencana
Share220SendScan

Trending

Karhutla Lawu Utara Ngawi Padam, Sekitar 1 Hektare Hutan Terdampak
News

Karhutla Lawu Utara Ngawi Padam, Sekitar 1 Hektare Hutan Terdampak

2 hours ago
Istana Tegaskan Tak Intervensi Penyidikan KPK di ATR/BPN
News

Istana Tegaskan Tak Intervensi Penyidikan KPK di ATR/BPN

5 hours ago
Auto Draft
News

INKA Rampungkan Pengiriman 12 Kereta Trainset 9 ke Madiun

5 hours ago
Hari Kesembilan, Tim SAR Fokus Cari Delapan Orang Hilang di Tenggara Gunung Anak Krakatau
Uncategorized

Hari Kesembilan, Tim SAR Fokus Cari Delapan Orang Hilang di Tenggara Gunung Anak Krakatau

5 hours ago
Mahasiswa PK UNY Edukasi 300 Siswa SD Condongcatur Tentang PHBS
News

Mahasiswa PK UNY Edukasi 300 Siswa SD Condongcatur Tentang PHBS

10 hours ago
Indonesiabuzz.com

TERBARU

Karhutla Lawu Utara Ngawi Padam, Sekitar 1 Hektare Hutan Terdampak

Karhutla Lawu Utara Ngawi Padam, Sekitar 1 Hektare Hutan Terdampak

September 16, 2026
Istana Tegaskan Tak Intervensi Penyidikan KPK di ATR/BPN

Istana Tegaskan Tak Intervensi Penyidikan KPK di ATR/BPN

September 16, 2026

TERPOPULER

Perempuan 54 Tahun Ditemukan Meninggal di Aliran Bengawan Solo Ngawi

Petinju Pelajar Sasana Soerjo Ngawi Borong 7 Emas di Piala Wali Kota Surakarta 2026

Mahasiswa PK UNY Edukasi 300 Siswa SD Condongcatur Tentang PHBS

Wonogiri Jadi Tuan Rumah Pra POPDA Zona II Jateng 2026, 659 Atlet Pelajar Berebut Tiket ke Semarang

  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Hubungi Kami
  • Sitemap

Copyright © 2022-2023, IndonesiaBuzz.com. All rights reserved.

No Result
View All Result
  • Home
  • Buzz
  • Halo Indonesia
  • News
    • Ekonomi & Bisnis
    • Hukum & Kriminal
    • Politik & Pemerintahan
    • Sosial Kemasyarakatan
  • Tokoh
  • Entertainment
    • Hiburan
    • Selebritis
  • Humaniora
    • Budaya
    • Historia
    • Sastra
    • Inspirasi
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Finansial
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Otomotif
    • Relationship
    • Sport
    • Teknologi
    • Wanita
  • Sudut Pandang
    • Celoteh
    • Kata Pakar
    • Opini
  • Travel & Staycation
  • Pojok Milenial
  • Foto

Copyright © 2022-2023, IndonesiaBuzz.com. All rights reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In