IndonesiaBuzz : Mojokerto 18 September 2025 – Pemerintah Kota Mojokerto mengadakan sosialisasi teknis pemasangan dan pemeliharaan lampu penerangan jalan umum (PJU). Sosialisasi ini melibatkan beberapa Dinas terkait diantaranya PT PLN ULP Mojokerto dan Dinas Perhubungan ini untuk memastikan setiap PJU terpasang sesuai standar keamanan.
Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari, menegaskan bahwa keselamatan warga menjadi prioritas utama. Hal tersebut beliau sampaikan saat membuka sosialisasi di Kantor Kecamatan Kranggan, Rabu (17/9/25).
“Keselamatan warga nomor satu, apalagi saat ini sudah memasuki musim penghujan. Karena itu, kami telah menerbitkan surat edaran dan menggelar sosialisasi ini sebagai bentuk keseriusan untuk melindungi keselamatan masyarakat,” tuturnya.
Surat edaran ini terbit awal 2025 dimana isinya mewajibkan camat hingga lurah untuk aktif memantau, mengecek, dan melaporkan kondisi PJU di wilayah masing-masing.
Wali Kota juga mengingatkan warga agar tidak melakukan pemasangan PJU secara mandiri tanpa pengawasan dari PLN maupun Dinas Perhubungan.
“Kami mengimbau masyarakat agar tidak memasang lampu PJU lingkungan tanpa pengawasan dari PLN atau Dinas Perhubungan, demi memastikan keamanan dan keberlangsungan fungsinya,” imbuhnya.
Selain untuk keselamatan, Wali Kota yang akrab disapa Ning Ita ini juga menekankan pentingnya penerangan kota bagi geliat perekonomian masyarakat.
“Kami berharap Kota Mojokerto menjadi kota yang terang, karena penerangan malam hari juga mendorong aktivitas ekonomi, khususnya wisata kuliner dan usaha warga,” pungkasnya.
Pemkot Mojokerto juga berharap PJU dapat benar-benar memberi manfaat bagi warga tanpa menimbulkan resiko, khususnya di musim penghujan yang rawan korsleting.
“Penerangan jalan umum dibutuhkan untuk kenyamanan, tetapi jangan sampai tujuan baik itu justru menimbulkan korban jiwa karena pemasangan yang tidak sesuai standar,” pesannya. (Teguh Tri/Koresponden Mojokerto)







