IndonesiaBuzz: Madiun, 7 Januari 2025 – Proyek Jembatan Gantung Patihan di Kota Madiun resmi dibuka, Senin (06/01/2025). Peresmian jembatan yang menghubungkan Kelurahan Patihan dan Kelurahan Sogaten ini dilakukan langsung oleh Penjabat (PJ) Wali Kota Madiun Eddy Supriyanto bersama Wali Kota Madiun terpilih, Maidi.
Jembatan gantung ini dibangun menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK) APBN 2024 dengan anggaran sebesar Rp 10,3 miliar. Dirancang dengan kapasitas maksimal 4 ton dan mampu menampung hingga 40 orang, jembatan ini diharapkan dapat mempermudah akses masyarakat sekaligus menjadi destinasi wisata baru di Kota Madiun.
“Jembatan Patihan ini bukan sekadar penghubung antara Kelurahan Patihan dan Sogaten. Jembatan ini juga diharapkan menjadi pusat perekonomian baru sekaligus destinasi wisata,” ujar Eddy Supriyanto dalam sambutannya.
Sebelumnya, jembatan lama yang ambrol telah menyulitkan masyarakat setempat. Warga harus memutar lebih jauh untuk mencapai tujuan. Kini, dengan hadirnya jembatan gantung tersebut, akses masyarakat kembali lancar dan lebih efisien.
Selain meresmikan Jembatan Gantung Patihan, PJ Wali Kota juga meresmikan dua proyek strategis lainnya, yakni Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja (IPLT) di kawasan TPA Winongo serta pembangunan tahap kedua Pondok Lansia.
“Keberadaan proyek-proyek ini adalah bukti nyata bahwa pemerintah hadir untuk masyarakat. Kami berharap semua fasilitas ini bisa bermanfaat secara optimal,” tambah Eddy.
Wali Kota Madiun terpilih, Maidi, turut memberikan apresiasi atas selesainya proyek ini. Ia menegaskan pentingnya infrastruktur seperti Jembatan Gantung Patihan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan warga.
“Jembatan Gantung Patihan kini menjadi simbol baru yang tidak hanya mempermudah akses, tetapi juga membawa harapan baru bagi masyarakat Madiun,” harapnya.







