IndonesiaBuzz : Madiun, 25 September 2026 – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pemalang mempelajari penerapan Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) Alat Penerangan Jalan (APJ) yang telah dijalankan Kabupaten Madiun, Jumat (25/9/2026).
Studi tiru tersebut diarahkan pada pembiayaan, tahapan pelaksanaan, hingga manfaat proyek penerangan jalan bagi pemerintah dan masyarakat.
Rombongan Pemkab Pemalang dipimpin Plt. Bupati Pemalang Nurkholes dan diterima Bupati Madiun Hari Wuryanto di Ruang Rapat IT, Pusat Pemerintahan (Puspem) Kabupaten Madiun di Caruban.
Pertemuan menjadi forum bagi Pemkab Pemalang untuk menggali pengalaman Madiun dalam menyiapkan dan menjalankan proyek KPBU APJ.
Nurkholes mengatakan Pemkab Pemalang membutuhkan alternatif pembiayaan pembangunan infrastruktur karena keterbatasan anggaran daerah.
Melalui kunjungan tersebut, pihaknya ingin mempelajari tahapan dan mekanisme KPBU APJ yang diterapkan Kabupaten Madiun.
“Kedatangan kami ke sini ingin belajar dari Kabupaten Madiun. Di Pemalang, anggaran kita terbatas tetapi kita ingin maju dan mencari solusi yang efisien. Kami ingin membedah bagaimana Madiun bisa mewujudkannya,” ujar Nurkholes.
Ia menyebut kondisi infrastruktur penerangan jalan di Kabupaten Pemalang masih minim.
Karena itu, pengalaman Madiun menjadi salah satu bahan pembelajaran bagi Pemkab Pemalang untuk menyiapkan kemungkinan penerapan skema serupa.
“Kami bermimpi Pemalang bisa lebih terang seperti Madiun. Kami bangga dan mengapresiasi kesuksesan Kabupaten Madiun dalam menerapkan skema KPBU APJ ini,” imbuhnya.
Dalam pertemuan tersebut, Bupati Madiun Hari Wuryanto memaparkan sejumlah tahapan penerapan KPBU APJ, mulai pemetaan topografi wilayah, pembiayaan, faktor pendukung, hingga manfaat proyek.
Penggunaan lampu LED juga dibahas karena berkaitan dengan efisiensi konsumsi energi, pertumbuhan ekonomi lokal, iklim investasi, PBJT-TL, serta efisiensi tagihan listrik penerangan jalan.
“KPBU adalah solusi inovatif pembiayaan infrastruktur. Penggunaan teknologi lampu LED memberikan tingkat efisiensi yang sangat luar biasa. Selain itu, kami juga memperkuat aspek regulasinya melalui Peraturan Daerah (Perda) agar proyek ini memiliki payung hukum yang kokoh,” jelas Hari Wuryanto.
Hari Wuryanto menyatakan Pemkab Madiun terbuka untuk berbagi pengalaman mengenai tahapan proyek KPBU APJ, termasuk proses perencanaan, pelelangan, hingga implementasi.
Kegiatan dilanjutkan dengan diskusi dan tanya jawab teknis, kemudian ditutup dengan pertukaran cinderamata serta foto bersama. (@Arn/Kominfo)







