Indonesiabuzz: Bojonegoro, 28 Agustus 2025 – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro resmi meluncurkan aplikasi e-Bakul di Pendapa Malowopati, Rabu (27/8/25) siang. Aplikasi ini dihadirkan sebagai inovasi digital untuk menguatkan ekosistem UMKM dan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.
Peluncuran e-Bakul dihadiri langsung Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, Wakil Bupati Nurul Azizah, serta Ketua TP PKK Cantika Wahono. Dalam sambutannya, Bupati Wahono menyebut e-Bakul dirancang sebagai sistem yang mampu memantau dan merekap transaksi belanja Aparatur Sipil Negara (ASN) kepada pelaku usaha kecil secara transparan dan terukur.
“Dengan adanya aplikasi ini, kita berharap ekonomi lokal semakin tumbuh, masyarakat makin mandiri, dan partisipasi seluruh elemen bisa bergerak aktif bersama-sama,” ujar Wahono.
Wakil Bupati Bojonegoro, Nurul Azizah, menegaskan e-Bakul bukan sekadar aplikasi, melainkan solusi nyata atas tantangan pertumbuhan ekonomi lokal. Melalui sistem ini, belanja ASN tidak lagi hanya mengalir ke jaringan usaha besar, tetapi juga bisa diarahkan langsung untuk mendukung pelaku UMKM yang menjadi tulang punggung ekonomi masyarakat.
“Setiap transaksi ASN lewat e-Bakul bukan sekadar belanja, melainkan wujud kepedulian terhadap masyarakat sekitar. ASN menjadi motor penggerak pertumbuhan usaha kecil,” ungkapnya.
Kekuatan e-Bakul kian nyata karena terintegrasi dengan aplikasi e-TPP ASN. Artinya, belanja ASN yang ditujukan ke pelaku UMKM akan tercatat otomatis dan berdampak langsung pada tunjangan TPP mereka. Sebanyak 4.681 ASN penerima TPP terdiri atas 2.158 PNS dan 2.523 PPPK akan terlibat langsung dalam sistem ini.
“E-Bakul adalah gerakan gotong royong digital. Setiap rupiah yang dibelanjakan di UMKM adalah investasi bagi masa depan Bojonegoro membangun kemandirian ekonomi, menciptakan lapangan kerja, sekaligus menghadirkan kesejahteraan yang merata,” tambah Nurul.
Sementara itu, pelaku UMKM Bojonegoro, Anik Suparwati, menyambut baik inovasi ini. Menurutnya, e-Bakul memudahkan pelaku usaha untuk memperluas jangkauan pasar.
“Ya, ini bagus sekali. Produk UMKM bisa lebih mudah dipasarkan ke instansi pemerintah. Jangkauannya lebih luas dan jelas menguntungkan bagi pelaku UMKM,” ujar Anik.
Dengan hadirnya e-Bakul, Pemkab Bojonegoro optimistis roda perekonomian lokal akan berputar lebih cepat. Aplikasi ini bukan hanya inovasi digital, tetapi juga simbol komitmen bersama untuk membesarkan UMKM, dari Bojonegoro untuk Indonesia.(M.Tohir/Koresponden Bojonegoro)







