IndonesiaBuzz: Ekonomi & Bisnis – PT Pegadaian kembali mengukuhkan komitmennya dalam mendukung Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Hong Kong dengan menggelar pelatihan kewirausahaan bertajuk ‘Belajar Bisnis Bareng Juragan’. Acara yang diselenggarakan di Indonesia Incorporated Hong Kong ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berwirausaha para PMI.
Sebanyak 117 PMI yang berdomisili di Hong Kong turut serta dalam kegiatan ini yang berlangsung pada Minggu, 18 Februari. Pelatihan ini tidak hanya memberikan pengetahuan tentang kewirausahaan, tetapi juga memberikan pemahaman mendalam tentang investasi, yang diharapkan dapat mendorong para PMI untuk berinvestasi dan menabung saat kembali ke kampung halaman.
Founder Yuk Bisnis Akademi, Jaya Setia Budi, turut serta dalam acara ini sebagai mentor, memberikan wawasan dan keterampilan yang diperlukan bagi para PMI untuk memulai dan mengembangkan bisnis mereka.
Menyikapi hal ini, Kepala Divisi Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan PT Pegadaian, Rully Yusuf, menyoroti pentingnya memberikan akses terhadap ilmu dan mentor bisnis bagi PMI. Ia menyatakan,
“Para pekerja migran ini memiliki potensi ekonomi yang luar biasa. Apabila potensi ini tidak kita arahkan pada investasi jangka panjang, maka akan sayang sekali. Disisi lain, kita punya banyak produk investasi, salah satunya adalah tabungan emas,” ujar Rully dalam keterangannya, Jumat (23/2/2024).
Rully juga menegaskan bahwa PT Pegadaian akan terus memberikan pendampingan lanjutan kepada PMI di Hong Kong serta meningkatkan literasi finansial mereka, sejalan dengan komitmen perusahaan dalam menerapkan prinsip keberlanjutan, sesuai dengan TPB/SDGs 8 pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi.
“Pegadaian berharap untuk menciptakan pengusaha baru dari kalangan Pekerja Migran Indonesia, sehingga nantinya, ketika mereka pulang ke Indonesia, mereka bisa menjadi pengusaha di negeri sendiri,” pungkas Rully.
Data dari Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) menyebutkan bahwa pada tahun 2023, total PMI mencapai 274.965 orang, dengan sekitar 33.625 orang bekerja di Hong Kong. Pelatihan ‘Belajar Bisnis Bareng Juragan’ ini menjadi langkah konkret dalam mendukung PMI untuk tetap memiliki pekerjaan dan penghasilan yang berkelanjutan ketika kembali ke Indonesia.





