Indonesiabuzz.com : Jakarta, 19 Februari 2024 – Partai PDI Perjuangan yang sebelumnya telah menyatakan siap untuk menjadi oposisi usai pasangan calon nomor urut 2 Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka unggul dalam hasil hitung cepat atau quick count Pilpres 2024, ditanggapi ringan dan santai oleh Presiden Joko Widodo.
Jokowi mengatakan untuk meminta posisi partai banteng tersebut sebaiknya ditanyakan ke elite partai yang dipimpin oleh Megawati Soekarnoputri itu.
“Ya, ditanyakan saja kepada beliau-beliau yang ada di PDI-P,” kata Jokowi di Jakarta, Senin (19/2/2024).
Jokowi yang hingga kini sebenarnya masih berstatus sebagai kader PDI-P itu pun enggan u tuk memberikan komentar yang lebih jauh terkait posisi partai banteng.
Berdasarkan hasil hitung cepat atau quick count, Partai PDI Perjuangan diperkirakan meraih suara tertinggi di antara 18 partai politik nasional peserta Pemilu 2024.
Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP PDI-P Hasto Kristiyanto menyampaikan, PDI-P siap berjuang di luar pemerintahan jika paslon yang diusungnya, Ganjar Pranowo-Mahfud MD kalah di pilpres.
Sebagai partai yang berada di luar pemerintahan, mereka akan menjalankan tugas check and balance. Hal seperti ini bukan kali pertama terjadi.
Pada Pemilu 2004 dan 2009, ketika Partai Demokrat berkuasa di mana Susilo Bambang Yudhoyono menjadi presiden, PDI-P juga berada di luar pemerintahan.
”Ketika PDI Perjuangan berada di luar pemerintahan tahun 2004 dan 2009, kami banyak diapresiasi karena peran serta meningkatkan kualitas demokrasi. Bahkan, tugas di luar pemerintahan suatu tugas yang patriotik bagi pembelaan kepentingan rakyat itu sendiri,” kata Hasto.
Lebih lanjut, Hasto menyampaikan, PDIP akan mendukung kebijakan yang pro rakyat. Namun jika ada kebijakan yang merugikan rakyat, PDI-P akan mengeluarkan sikap. (Puthut-Red)







