IndonesiaBuzz: Tel Aviv, 16 Juni 2025 — Ketegangan di kawasan Timur Tengah kembali memanas setelah peringatan keras disampaikan oleh seorang pakar militer Israel terkait potensi serangan dari Iran. Dalam pernyataannya, ia mengingatkan bahwa Tel Aviv bisa hancur total jika Iran benar-benar melancarkan serangan balasan dalam skala penuh.
Pernyataan ini diungkapkan oleh Mayor Jenderal Yitzhak Brick, mantan komandan senior Angkatan Pertahanan Israel (IDF), dalam sebuah wawancara yang menyoroti lemahnya kesiapan sistem pertahanan Israel dalam menghadapi serangan rudal besar-besaran dari Iran.
Menurut Brick, Iran memiliki kapasitas untuk menghujani Israel dengan lebih dari 3.000 rudal dan drone setiap harinya. Ia menyatakan bahwa sistem pertahanan udara Israel, meskipun canggih, tidak akan mampu menahan skala serangan sebesar itu secara berkelanjutan.
“Kita tidak akan mampu bertahan dalam perang seperti ini. Tel Aviv bisa rata dengan tanah. Belum lagi ancaman dari Hizbullah di utara,” tegasnya.
Brick juga menambahkan bahwa selain Iran, kelompok-kelompok proksi seperti Hizbullah dan Houthi di Yaman juga memiliki persenjataan yang cukup untuk menciptakan kerusakan besar di wilayah Israel.
Lebih lanjut, Brick juga mengkritik kebijakan pemerintah Israel yang dinilainya terlalu percaya diri terhadap kekuatan militer sendiri. Ia menilai bahwa ketergantungan penuh pada teknologi pertahanan seperti sistem Iron Dome tidak akan cukup untuk menahan hujan rudal dari berbagai arah.
“Pertahanan udara kita akan kehabisan amunisi dalam waktu singkat, dan kita tidak siap untuk itu,” ujarnya.







