IndonesiaBuzz: Travel & Staycation – Kabupaten Magetan, Jawa Timur, terus memikat wisatawan lewat pesona desa-desa wisatanya yang sejuk dan alami di lereng timur Gunung Lawu. Tak hanya udara segar dan panorama hijau, desa wisata di Magetan juga menawarkan pengalaman budaya dan kuliner khas yang semakin digemari.
Salah satu primadonanya adalah Desa Wisata Sumberdodol di Kecamatan Panekan. Desa ini viral berkat spot air alami seperti Umbul Dampit, Tirto Mudo, dan Sorbendo, serta Kampung Koi yang penuh warna. Tradisi bersih desa tiap Jumat Pahing juga jadi daya tarik tersendiri. “Desa ini bukan hanya soal alam, tapi keramahan warganya,” ujar warga setempat, Suroto.

Tak kalah populer, Desa Wisata Genilangit di Kecamatan Poncol menjadi favorit keluarga dan anak muda. Berada di ketinggian 1.000–1.400 mdpl, Genilangit menawarkan wahana seperti flying fox, ATV, dan river tubing di tengah hutan pinus. Spot foto menghadap Gunung Lawu dan jalur pendakian ke Puncak Gunung Kendil juga jadi magnet baru.
Sementara Dusun Wonomulyo di wilayah yang sama menghadirkan sensasi ala film Lord of the Rings dengan rumah-rumah mungil di antara pegunungan. Suasana rindang, udara segar, dan sungai alami menjadikannya tempat ideal untuk relaksasi.
Bagi pencinta ketenangan, Desa Wisata Randugede di Kecamatan Plaosan bisa jadi pilihan. Dikenal sebagai “Hidden Paradise”, desa ini menawarkan kolam renang anak, gazebo di lembah hijau, serta rumah makan pedesaan dengan panorama sawah. “Kami ingin desa ini jadi jembatan antara wisatawan dan tradisi Magetan,” ujar Kades Randugede, Kunzani Widaya.
Akses menuju Magetan juga mudah dari Surabaya maupun Solo melalui tol. Cukup siapkan jaket, karena suhu di malam hari bisa mencapai 15°C.
Desa wisata Magetan bukan sekadar tempat berlibur—melainkan pengalaman hidup yang meninggalkan kesan mendalam. (Agus Pujiono/Koresponden Magetan)







