IndonesiaBuzz: Wonogiri, 8 Mei 2026 – Peringatan Hari Jadi ke-285 Kabupaten Wonogiri berlangsung meriah dengan digelarnya Napak Tilas Pangeran Samber Nyawa serta kegiatan senam bersama dan festival bakso gratis di Alun-alun Giri Krida Bhakti, Jumat (8/5/26).
Bupati Wonogiri Setyo Sukarno bersama Wakil Bupati Imron Rizkyarno dan jajaran Forkopimda secara resmi membuka kegiatan Napak Tilas Pangeran Samber Nyawa yang diikuti 172 tim peserta, terdiri atas 22 tim pelajar dan 150 tim umum.
Kegiatan tersebut menempuh rute sekitar 9 kilometer, dimulai dari Monumen Nglaroh di Kecamatan Selogiri dan berakhir di Pendopo Rumah Dinas Bupati Wonogiri. Sepanjang perjalanan, peserta melintasi kawasan yang dahulu menjadi bagian dari jejak perjuangan Raden Mas Said atau Pangeran Samber Nyawa.
Bupati menegaskan, kegiatan ini tidak hanya dimaknai sebagai perjalanan fisik, tetapi juga perjalanan nilai dan spiritual untuk meneladani semangat perjuangan tokoh sejarah tersebut.
“Napak tilas ini bukan sekadar perjalanan fisik, tetapi juga perjalanan nilai dan semangat perjuangan yang diwariskan Raden Mas Said,” ujar Setyo Sukarno.
Ia menambahkan, kegiatan ini menjadi sarana refleksi nilai-nilai luhur seperti Tiji Tibeh (Mukti Siji Mukti Kabeh, Mati Siji Mati Kabeh) yang menekankan pentingnya kebersamaan dalam menghadapi tantangan maupun meraih keberhasilan.
Selain itu, Napak Tilas juga diharapkan mampu menghidupkan kembali filosofi Tri Dharma Raden Mas Said, yakni Rumangsa Melu Handarbeni, Wajib Melu Hangrungkebi, dan Mulat Sarira Hangrasa Wani sebagai nilai moral yang relevan bagi kehidupan masyarakat saat ini.
“Dengan kemanunggalan tekad, Insya Allah kesuksesan akan menyertai kita sekalian,” pungkas Bupati.
Masih dalam rangkaian Hari Jadi, ribuan masyarakat juga memadati Alun-alun Giri Krida Bhakti untuk mengikuti senam bersama yang dikolaborasikan dengan festival bakso bertajuk Stronger Together for Bakso Wonogiri, Bakso Wonogiri Mendunia. Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 5.000 porsi bakso dibagikan secara gratis kepada peserta dan masyarakat.
Bupati mengapresiasi para pelaku usaha bakso Wonogiri yang telah berinisiatif menggelar kegiatan tersebut. Ia menilai, potensi kuliner khas Wonogiri dapat menjadi penggerak ekonomi daerah jika dikelola secara berkelanjutan.
“Kita dorong para pengusaha bakso Wonogiri terus bermunculan, terutama dari generasi muda, untuk membangun ekosistem bisnis yang kuat dan bersinergi dengan dunia pariwisata,” ujarnya.
Kegiatan tersebut juga dihadiri Wakil Bupati Imron Rizkyarno serta jajaran Forkopimda, sekaligus dirangkaikan dengan penyerahan bantuan sosial dari PMI Kabupaten Wonogiri. Bantuan tersebut meliputi rehabilitasi delapan unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) masing-masing senilai Rp15 juta serta pembangunan empat sumur pantek untuk irigasi pertanian senilai Rp30 juta per unit.
Bupati menyampaikan apresiasi atas kontribusi PMI dalam mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat dan penguatan sektor pertanian di Wonogiri.
“Terima kasih kepada PMI Kabupaten Wonogiri yang ikut berkontribusi dalam peningkatan kualitas RTLH dan bantuan sumur bor untuk irigasi pertanian,” katanya.
Dengan mengusung tema Manunggal Sedya, rangkaian Hari Jadi ke-285 ini diharapkan menjadi momentum memperkuat sinergi seluruh elemen masyarakat dalam mewujudkan Wonogiri yang berdaya saing, maju, sejahtera, dan berkelanjutan. (@Yudi S/Koresponden Wonogiri).







