Indonesiabuzz.com : Surabaya, 19 Maret 2024 – Nasib buruk menimpa seorang remaja di Surabaya. Pasalnya, sepeda motor Honda Vario nopol L 6176 AAI dan dua buah telepon seluler (ponsel) serta helm raib dibawa pelaku. Kronologi kejadian yang cukup nyleneh menjadi perhatian pihak kepolisian.
Aksi perampasan sepeda motor tersebut terjadi di Jl. Kampus Unesa, Lakarsantri, Surabaya, Sabtu (16/3) malam. Korban F (17), warga Jalan Lidah Kulon, Lakarsantri, Surabaya tersebut sedang keluar mencari makan sekitar pukul 21.00 bersama satu temannya.
Ketika korban dan temannya melintas di Jl. Kampus Unesa ke arah Lontar, korban dipepet pelaku dan diberhentikan. Kemudian pelaku menuduh korban telah melakukan kekerasan kepada teman pelaku dan hendak membawanya ke polisi.
Ibu korban, Yetty, mengungkapkan bahwa teman anaknya ditinggal di lokasi bersama motor, HP, dan kunci motor, dengan dijaga oleh empat orang pelaku. Sementara korban yang sebelumnya hendak dibawa ke kantor polisi diturunkan di sentra kuliner dekat Danau Unesa.
“Anak saya dibawa (pelaku) dengan boncengan satu motor tiga orang. Anak saya di tengah,” jelasnya.
Dua pelaku yang bersama korban lalu meninggalkan korban. Sementara pelaku lain yang bersama teman anaknya lalu membawa motor dan HP korban serta helm.
“Teman anak saya pas kebetulan ada temannya lewat dipanggil langsung pelaku ngacir lawan arah, pelaku bawa motor, helm sama HP anak saya dan temannya,” ucapnya.
Komplotan pelaku diduga kabur ke arah Jalan Menganti Wiyung atau Lontar. Menurut Yetty, pelaku berjumlah enam orang menggunakan tiga unit motor.
“Sudah lapor polisi. Setelah kejadian teman anak saya mencegat ada polisi lewat. Terus diarahkan ke Polsek Lakarsantri,” pungkasnya.
Yetty berharap polisi bisa segera menemukan komplotan bandit pencurian sepeda motor itu. Dan, yang terpenting, motor anaknya bisa segera kembali. (Puthut-Red)







