IndonesiaBuzz: Wonogiri, 22 Juni 2026 – Menyambut Hari Bhayangkara ke-80 yang mengusung tema “80 Tahun Mengabdi untuk Rakyat”, Polres Wonogiri menggelar aksi pelestarian lingkungan melalui penebaran satu ton benih ikan di kawasan Dermaga Kapal Objek Wisata Waduk Gajah Mungkur, Kabupaten Wonogiri, Senin (22/6/26).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara yang tidak hanya berorientasi pada kegiatan seremonial, tetapi juga diwujudkan melalui aksi nyata yang memberikan manfaat bagi lingkungan dan masyarakat, khususnya para nelayan di sekitar Waduk Gajah Mungkur.
Aksi penebaran benih ikan dipimpin langsung Kapolres Wonogiri AKBP Wahyu Sulistyo serta dihadiri Wakapolres Wonogiri Kompol Parwanto, jajaran pejabat utama Polres Wonogiri, pemerintah desa, pengelola objek wisata, tokoh masyarakat, komunitas nelayan, perwakilan dunia usaha, serta mendapat dukungan dari Senopati Institute.
Dalam kegiatan tersebut, sebanyak satu ton benih ikan jenis lele dan bawal dilepas ke perairan Waduk Gajah Mungkur. Program ini bertujuan meningkatkan populasi ikan sekaligus menjaga keseimbangan ekosistem perairan yang menjadi sumber penghidupan masyarakat sekitar.
Kapolres Wonogiri AKBP Wahyu Sulistyo mengatakan penebaran benih ikan merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap pelestarian lingkungan sekaligus upaya mendukung ketahanan pangan melalui sektor perikanan.
Menurutnya, keberhasilan menjaga kelestarian sumber daya alam membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, sehingga sinergi menjadi kunci dalam menciptakan manfaat yang berkelanjutan.
“Terima kasih atas kehadiran seluruh pihak yang telah bersama-sama mendukung kegiatan penebaran benih ikan dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80. Kegiatan ini menjadi bentuk nyata kebersamaan serta pengabdian Polri kepada masyarakat,” ujar AKBP Wahyu Sulistyo.
Ia berharap benih ikan yang ditebar dapat berkembang dengan baik sehingga memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat, khususnya para nelayan yang menggantungkan mata pencaharian di Waduk Gajah Mungkur.
Kegiatan tersebut juga mendapat apresiasi dari Senopati Institute yang menilai inisiatif Polres Wonogiri sebagai contoh nyata kolaborasi antara institusi negara, dunia usaha, komunitas, dan masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan.
Menurut perwakilan Senopati Institute, upaya konservasi sumber daya alam akan lebih efektif apabila dilaksanakan secara bersama-sama dengan mengedepankan semangat gotong royong.
Sinergi lintas sektor tersebut dinilai menjadi modal penting dalam menjaga keberlanjutan ekosistem sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang bergantung pada sumber daya perairan.
Apresiasi juga disampaikan Manajer HRD PT Prima Paper Indonesia (PPI), Ibnu Nugroho, yang menilai kegiatan penebaran benih ikan merupakan langkah positif dalam mendukung konservasi sumber daya perikanan di Kabupaten Wonogiri.
Ia menegaskan bahwa kolaborasi antara Polri dan berbagai elemen masyarakat menjadi contoh kemitraan yang memberikan dampak nyata bagi lingkungan.
“Kami mengucapkan selamat Hari Bhayangkara ke-80. Semoga Polri semakin profesional, maju, sukses, dan terus menjadi pelindung, pengayom, serta pelayan masyarakat yang terpercaya,” ujar Ibnu Nugroho.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan penyerahan benih ikan secara simbolis yang dilanjutkan pelepasan bersama ke perairan Waduk Gajah Mungkur oleh seluruh tamu undangan.
Seluruh kegiatan berlangsung aman, tertib, dan kondusif dengan melibatkan berbagai unsur masyarakat sebagai bentuk partisipasi dalam menjaga kelestarian lingkungan.
Melalui aksi sosial berbasis konservasi ini, Polres Wonogiri menegaskan bahwa pengabdian kepada masyarakat tidak hanya diwujudkan melalui tugas menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga melalui kepedulian terhadap keberlanjutan lingkungan dan pemberdayaan masyarakat.
Momentum Hari Bhayangkara ke-80 pun dimanfaatkan sebagai sarana memperkuat kedekatan Polri dengan masyarakat sekaligus menumbuhkan semangat gotong royong dalam menjaga sumber daya alam yang menjadi penopang kehidupan bersama. (@Yudi S/Koresponden Wonogiri).







